Dolar AS Naik, Jaecoo Belum Berpikir Naikkan Harga Mobil Fokus Pengiriman dan Tambah Dealer
JAKARTA, iNews.id – Jaecoo Indonesia memastikan belum memiliki rencana menaikkan harga jual kendaraan di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah dan penguatan dolar AS yang terjadi belakangan ini. Pabrikan otomotif asal China tersebut memilih fokus percepatan pengiriman unit dan ekspansi jaringan dealer di Indonesia.
Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk mempertahankan stabilitas pasar sekaligus memberikan kepastian kepada konsumen yang telah melakukan pemesanan kendaraan. Di mana sampai saat ini jumlah pemesan J5 EV masih antre panjang.
Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma.mengatakan, pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat terhadap dampak penguatan dolar terhadap harga barang impor. Namun, saat ini perusahaan lebih mengutamakan pelayanan kepada pelanggan dibanding melakukan penyesuaian harga.
"Kami memahami kekhawatiran konsumen terkait dampak kenaikan dolar terhadap harga barang impor. Namun, fokus utama Jaecoo saat ini bukanlah penyesuaian harga, melainkan memberikan kepastian kepada konsumen bahwa pesanan mereka tiba tepat waktu serta memastikan layanan purna jual kami semakin dekat dengan mereka melalui ekspansi dealer," kata Jim Ma di kawasan PIK 2, belum lama ini.
Menurutnya, Jaecoo terus memastikan proses produksi dan distribusi kendaraan berjalan sesuai jadwal. Dengan demikian, konsumen yang telah melakukan pemesanan tidak perlu khawatir terhadap potensi biaya tambahan akibat perubahan nilai tukar mata uang.
Selain mempercepat pemenuhan pesanan, Jaecoo juga agresif memperluas jaringan dealer resmi di berbagai kota besar. Pengembangan jaringan tersebut mencakup layanan 3S (Sales, Service, Spare Parts) guna memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mendapatkan layanan purna jual.
Manajemen Jaecoo menilai efisiensi operasional serta pengelolaan rantai pasok yang kuat menjadi faktor utama yang memungkinkan perusahaan tetap menahan harga jual kendaraan di tengah tantangan ekonomi global.
Saat ini, Jaecoo telah memiliki 35 dealer yang beroperasi di Indonesia. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah hingga mencapai 80 dealer di seluruh Indonesia pada akhir 2026
Di sisi lain, Jaecoo juga mencatatkan performa positif di segmen kendaraan listrik. Model Jaecoo J5 EV berhasil mencatat total pengiriman ke konsumen sebanyak 16.000 unit hingga April 2026 dan memperkuat posisinya sebagai salah satu kendaraan listrik terlaris di Indonesia.
Sepanjang Januari hingga April 2026, Jaecoo J5 EV membukukan penjualan retail sebanyak 10.587 unit dan wholesales 11.006 unit. Capaian tersebut menjadi salah satu performa penjualan terbaik di pasar kendaraan listrik nasional.
"Pencapaian 16.000 pengiriman J5 EV serta posisi J5 EV sebagai SUV EV No 1 di Indonesia selama empat bulan pertama 2026 menjadi bukti kuat kepercayaan konsumen terhadap Jaecoo. Melalui Jaecoo Weekend Drive, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar kendaraan, tetapi juga membangun hubungan lebih dekat dengan komunitas dan pelanggan," ujar Jim Ma.
Melalui strategi mempertahankan harga, mempercepat distribusi kendaraan, serta memperluas jaringan dealer, Jaecoo berharap dapat terus memperkuat fondasi merek dan menjaga loyalitas pelanggan di tengah dinamika ekonomi global






