Cara Mengetahui Mobil Bekas Tabrakan, Bisa Dilihat dari Bagian Body Ini

Cara Mengetahui Mobil Bekas Tabrakan, Bisa Dilihat dari Bagian Body Ini

Otomotif | inews | Jum'at, 8 Mei 2026 - 11:42
share

JAKARTA, iNews.id - Cara mengetahui mobil pernah ditabrak penting dipahami sebelum membeli mobil bekas. Meski harganya lebih terjangkau dibanding mobil baru, calon pembeli tetap harus memastikan kondisi kendaraan masih layak dan aman digunakan.

Pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan agar tidak tertipu mobil bekas tabrakan yang sudah diperbaiki. Salah satu langkah paling mudah adalah mengecek kondisi body mobil secara detail.

Dilansir dari laman Suzuki, berikut sejumlah tanda mobil pernah mengalami tabrakan atau perbaikan besar.

1. Warna Cat Berbeda

Perhatikan warna cat pada panel body seperti pintu, kap mesin, dan bagian belakang mobil. Jika terdapat perbedaan warna mencolok atau terlihat belang, besar kemungkinan mobil pernah mengalami perbaikan.

Biasanya kondisi ini terjadi akibat penggantian panel body setelah kecelakaan. Ketika proses pengecatan tidak sesuai warna asli pabrik, hasilnya akan terlihat berbeda.

 2. Celah Body Tidak Rata

Celah antar panel body seharusnya memiliki jarak yang sama dan terlihat presisi. Misalnya pada sambungan pintu, kap mesin, atau bagasi.

Jika terdapat celah yang terlalu rapat di satu sisi dan renggang di sisi lain, maka mobil patut dicurigai pernah mengalami benturan.

3. Dudukan Karet Bergelombang

Coba periksa area tulangan besi di balik karet pintu atau bagasi. Anda bisa menarik karetnya secara perlahan setelah meminta izin pemilik mobil.

Apabila terlihat permukaan bergelombang atau tidak lurus, maka bisa menjadi tanda mobil pernah mengalami kecelakaan dan perbaikan body.

4. Baut Body Pernah Dibuka

Periksa baut pada pintu, fender, dan kap mesin. Mobil bekas tabrakan biasanya memiliki baut dengan bekas goresan kunci atau cat terkelupas.

Selain itu, baut yang terlihat terlalu baru pada mobil lama juga perlu dicurigai.

5. Bentuk Mobil Tidak Simetris

Mobil normal umumnya memiliki bentuk yang simetris dan enak dipandang dari berbagai sudut.

Sebaliknya, mobil yang pernah mengalami tabrakan berat sering terlihat tidak presisi. Untuk mengetahuinya, lihat mobil dari jarak sekitar 4 meter dengan posisi sedikit menyamping.

6. Bingkai Pintu Tidak Presisi

Tabrakan pada area samping dapat menyebabkan bentuk pintu berubah. Anda bisa mengeceknya dengan membuka dan menutup pintu beberapa kali.

Jika pintu terasa seret, tidak pas, atau sulit menutup sempurna, maka ada kemungkinan mobil pernah mengalami benturan keras.

7. Warna Engsel Pintu Berubah

Engsel pintu bawaan pabrik biasanya berwarna logam silver atau kekuningan. Namun jika warnanya sama dengan body mobil, bisa jadi area tersebut pernah dicat ulang.

Hal itu biasanya terjadi karena engsel terkena semprotan cat saat proses perbaikan body.

8. Posisi Kaca Tidak Presisi

Mobil yang pernah mengalami kecelakaan besar sering membutuhkan penggantian kaca. Sayangnya, pemasangan kaca di bengkel terkadang tidak serapi standar pabrik.

Karena itu, perhatikan apakah kaca terlihat miring, kurang rapat, atau pemasangannya tidak presisi.

Periksa Bagian Rangka Mobil

Selain body, calon pembeli juga wajib mengecek rangka mobil. Cari tanda bekas las, penyok, atau sambungan tidak wajar pada tulang rangka.

Periksa juga area apron atau penyangga mesin. Bekas las kasar dan dempulan tebal bisa menjadi tanda mobil pernah mengalami tabrakan serius di bagian depan.

Cek Kolong dan Lantai Mobil

Bagian kolong mobil juga penting diperiksa. Cobalah meraba lantai di bawah karpet mobil.

Jika terasa bergelombang, terdapat bekas penyok, atau tambalan, maka mobil kemungkinan pernah mengalami benturan keras atau bahkan terguling.

Waspadai Karat di Area Mesin

Munculnya karat di area mesin juga perlu dicurigai, terutama pada mobil berusia kurang dari tujuh tahun.

Karat di dekat aki, shockbreaker, atau bawah mesin dapat menjadi indikasi mobil pernah mengalami kerusakan parah akibat kecelakaan.

Harga mobil bekas memang lebih murah dan menarik bagi banyak orang. Namun, jangan sampai tergiur harga rendah tanpa melakukan pemeriksaan detail.

Pastikan Anda mengecek seluruh kondisi body, rangka, hingga bagian mesin sebelum memutuskan membeli mobil bekas. Jika perlu, ajak mekanik atau teman yang memahami kondisi kendaraan agar terhindar dari mobil bekas tabrakan.

Topik Menarik