Dipastikan Masuk Pasar Otomotif Indonesia, Ini Segmen yang Disasar Leapmotor

Dipastikan Masuk Pasar Otomotif Indonesia, Ini Segmen yang Disasar Leapmotor

Otomotif | inews | Jum'at, 8 Mei 2026 - 16:30
share

JAKARTA, iNews.id - Pasar otomotif nasional bakal kembali kedatangan pemain baru. Brand mobil listrik asal China, Leapmotor dipastikan masuk Indonesia dan siap meramaikan persaingan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

Model pertama yang akan diperkenalkan adalah Leapmotor B10, SUV listrik kompak dengan jarak tempuh lebih dari 400 kilometer. Mobil tersebut dijadwalkan meluncur di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada akhir Juli mendatang.

Chief Executive Officer (CEO) PT Indomobil National Motor dan Stellantis Brand House Indonesia, Tan Kim Piauw memastikan peluncuran Leapmotor menjadi langkah awal brand tersebut memasuki pasar otomotif Indonesia. “Kami akan luncurkan nanti di GIIAS 2026,” ujar Tan Kim Piauw di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Dia menuturkan Leapmotor akan berada di bawah naungan brand hause Stellantis Group. Posisi brand tersebut berada di antara merek yang sudah lebih dulu hadir seperti Jeep dan Citroen.

“Untuk Leapmotor ada di segmen pasar menengah, di bawah Jeep dan di atas Citroen, walaupun Citroen sendiri sebenarnya memiliki model atas. Untuk harga tipe bawah kemungkinan beririsan dengan Citroen,” katanya.

Tan Kim Piauw menuturkan pemasaran Leapmotor akan dilakukan melalui jaringan dealer bersama Stellantis Group. Segmen yang disasar adalah pasar SUV dan crossover yang saat ini sedang berkembang di Indonesia.

Adapun Leapmotor B10 dikenal sebagai SUV listrik global yang cukup populer di pasar China. Mobil ini hadir dengan desain modern dan teknologi terkini untuk menyasar konsumen keluarga perkotaan.

Secara spesifikasi, Leapmotor B10 dibekali motor listrik dengan baterai berkapasitas hingga 67,1 kWh. SUV listrik tersebut diklaim mampu menempuh jarak hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Mobil listrik ini juga sudah menggunakan teknologi Cell-to-Chassis (C2C), yaitu sistem yang mengintegrasikan baterai langsung ke struktur kendaraan guna meningkatkan efisiensi ruang sekaligus performa kendaraan.

Untuk sistem penggerak, Leapmotor B10 mengusung penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD). Teknologi tersebut diklaim mampu memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan responsif.

Tak hanya itu, SUV listrik tersebut juga dilengkapi berbagai fitur premium seperti panoramic sunroof hingga Advanced Driver Assistance System (ADAS) guna menunjang keamanan dan kenyamanan berkendara.

Masuknya Leapmotor diprediksi semakin memanaskan persaingan pasar mobil listrik nasional yang saat ini sudah diisi sejumlah merek asal China, seperti Geely, BYD, Chery, GAC Aion dan Wuling.

Topik Menarik