Lisandro Martinez Dibuang MU usai Kritik Manajemen? Masa Depan di Old Trafford Suram

Lisandro Martinez Dibuang MU usai Kritik Manajemen? Masa Depan di Old Trafford Suram

Olahraga | inews | Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:51
share

MANCHESTER, iNews.id - Lisandro Martinez terancam menerima denda dari Manchester United setelah mengkritik manajemen klub secara terbuka seusai kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. Bek asal Argentina itu juga dikabarkan memiliki peluang sangat kecil untuk bertahan di Old Trafford setelah musim ini berakhir.

Menurut laporan The Athletic, sumber internal Manchester United menilai denda terhadap Martinez hampir tidak terhindarkan menyusul komentarnya mengenai sejumlah petinggi klub. Dia sebelumnya menyoroti peran direktur teknik Jason Wilcox dan menilai pelatih Michael Carrick belum mendapat dukungan transfer yang cukup pada bursa musim panas.

Pernyataan tersebut memicu ketegangan di internal klub. Sky Sports melaporkan masa depan Martinez di Manchester United kini diragukan, sementara klub disebut sedang mencari tambahan bek tengah dan bek kiri untuk memperkuat skuad.

Situasi Martinez semakin rumit karena kontraknya akan berakhir pada musim panas. Menurut laporan yang beredar, Manchester United belum membuka pembicaraan mengenai kontrak baru bahkan sebelum wawancara kontroversial tersebut muncul. Peluang sang pemain untuk bertahan setelah musim ini disebut sangat kecil.

Laporan itu juga menyebut seorang pemain yang identitasnya tidak diungkap sempat mempertanyakan komentar Martinez ketika rombongan tim dalam perjalanan pulang. Hal tersebut menambah sorotan terhadap dampak pernyataan sang bek di lingkungan internal Manchester United.

Kritik Martinez dan Permintaan Merekrut Emiliano Martinez

Persoalan yang melibatkan Martinez ternyata tidak hanya berkaitan dengan kritik setelah kekalahan dari Atletico Madrid. Bek berusia 28 tahun itu juga dilaporkan pernah berupaya mendorong Manchester United merekrut rekan senegaranya, Emiliano Martinez, pada awal musim sebelumnya.

Menurut laporan tersebut, Lisandro Martinez bahkan menyampaikan langsung kepada Sir Jim Ratcliffe, salah satu pemilik minoritas Manchester United, mengenai kemungkinan mendatangkan kiper Aston Villa itu ke Old Trafford.

Namun, Manchester United pada akhirnya memilih Senne Lammens sebagai penjaga gawang nomor satu baru mereka. Emiliano Martinez pun tidak menjadi pilihan klub dalam perekrutan tersebut.

Di sisi lain, performa Lisandro Martinez belakangan juga menjadi bahan evaluasi. Dia mencetak gol bunuh diri dalam hasil imbang 1-1 melawan Fulham sebelum jeda internasional. Penampilannya saat Manchester United ditahan Tottenham Hotspur 1-1 pada Sabtu juga mendapat sorotan setelah Dominic Solanke mencetak gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir.

Meski demikian, Martinez tetap menjadi bagian penting dalam skuad Michael Carrick. Setelah hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan dalam pertandingan pembuka Liga Inggris melawan Hull, dia tampil penuh dalam setiap pertandingan Manchester United di Liga Inggris dan Liga Champions sejak saat itu, menurut laporan sumber.

Pernyataan Lengkap Lisandro Martinez Usai MU Kalah dari Atletico

Dalam wawancara dengan Gabriel Clarke dari Amazon Prime, Martinez tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap penampilan tim dan kebijakan klub dalam membangun skuad.

"Benar-benar buruk. Benar-benar buruk. Saya harus banyak mengendalikan diri. Namun, terkadang ini merupakan cerminan dari kondisi klub kami saat ini," kata Martinez dikutip dari Sport Bible. 

"Kami menjalani musim yang fantastis musim lalu, dan sekarang kami berharap lebih dari petinggi klub, agar mendatangkan lebih banyak pemain untuk bersaing. Sebab, banyak tim lain juga merekrut banyak pemain. Atletico juga memiliki tim yang luar biasa dan mereka pantas menang hari ini," ujarnya.

Ketika ditanya apakah dirinya mengharapkan investasi lebih besar pada bursa transfer musim panas, Martinez menjawab dengan tegas.

"Saya berharap lebih ... ya, 100 persen. Saya berharap lebih dari direktur teknik kami. Saya harus jujur. Sebagai pemain, kami juga harus berbuat lebih banyak. Namun, membangun skuad yang kuat agar siap menghadapi pertandingan seperti ini juga sama pentingnya," kata Martinez.

Saat ditanya posisi mana yang perlu diperkuat, dia menjelaskan pandangannya secara lebih umum.

"Secara umum, secara umum. Saya pikir musim lalu kami sudah melakukan segalanya, kami membangun fondasi untuk membentuk tim yang luar biasa. Menyebalkan dan mengecewakan datang ke sini dan saya tidak melihat tim saya berusaha mendapatkan hasil luar biasa di sini. Ini mengecewakan," tuturnya.

Martinez juga meragukan kecukupan dukungan transfer yang diterima Carrick. Menurut dia, klub tidak bisa mengandalkan pendekatan yang sama setiap musim karena lawan terus mempelajari permainan Manchester United.

"Saya rasa tidak. Dia sudah melakukan yang terbaik. Namun, setiap musim berbeda. Anda tidak bisa melakukan hal yang sama seperti musim lalu. Tim-tim lain tahu bagaimana Anda bermain, mereka mengetahui setiap detail, dan jika Anda tidak berubah, musim berikutnya akan menjadi masalah besar," ucap Martinez.

"Jika Anda mulai mengganti, mengganti, dan terus mengganti pelatih, bagaimana dengan bagian lainnya? Saya tidak bisa mengatakan lebih banyak. Malam ini juga mudah menyalahkan pelatih, mudah menyalahkan pemain. Namun, kita juga harus melihat pihak-pihak lain, ya?" katanya.

Pernyataan tersebut membuat posisi Martinez di Manchester United menjadi sorotan, terlebih di tengah kabar klub sedang mencari pemain baru di lini pertahanan. Meski laporan media menyebut denda hampir tidak terhindarkan dan peluangnya bertahan sangat kecil, keputusan resmi klub mengenai sanksi maupun masa depan kontraknya belum dipastikan dalam materi laporan tersebut.

Topik Menarik