Putri KW Singkirkan Supanida Katethong, Dendam Terbalas di Denmark Open 2026

Putri KW Singkirkan Supanida Katethong, Dendam Terbalas di Denmark Open 2026

Olahraga | inews | Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:51
share

ODENSE, iNews.id – Putri Kusuma Wardani sukses membalas dua kekalahan dari pebulutangkis Thailand, Supanida Katethong, setelah meraih kemenangan dua gim langsung pada babak 32 besar Denmark Open 2026. Tunggal putri Indonesia itu menang 21-16, 21-13 di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark, Rabu (14/10/2026).

Kemenangan ini terasa penting bagi Putri KW. Unggulan kelima tersebut sebelumnya dua kali takluk dari Supanida dalam pertandingan yang menurut dia memiliki arti penting.

Hasil positif di Denmark Open 2026 sekaligus menjadi suntikan kepercayaan diri baginya. Dia berhasil melewati pertandingan dengan pendekatan berbeda, terutama dalam menjaga fokus dan mengendalikan tekanan.

"Alhamdulillah hari ini bisa membalas kekalahan. Saya coba berpikirnya nothing to lose (tanpa beban) saja karena dua kekalahan saat itu menurut saya di pertandingan yang cukup penting," kata Putri seusai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.

"Jadi tadi hanya fokus cara bermainnya dan menikmatinya. Kemenangan yang bisa menaikkan kepercayaan diri saya," lanjutnya.

Putri menjelaskan tidak melakukan perubahan besar pada permainannya ketika menghadapi Supanida. Dia lebih menekankan pengendalian pola permainan untuk membatasi keunggulan lawan.


Cara Redam Supanida Katethong

Salah satu hal yang menjadi perhatian Putri adalah kemampuan Supanida dalam melancarkan pukulan dari area atas. Menurut dia, aspek tersebut merupakan salah satu kelebihan pebulu tangkis Thailand itu.

Karena itu, Putri berusaha membatasi kesempatan Supanida menggunakan pukulan atasnya. Meski demikian, dia tetap berani mengangkat bola ketika situasi pertandingan menuntutnya melakukan hal tersebut.

"Tidak banyak yang diubah secara permainan, Supanida pukulan atasnya cukup bagus, saya paling membatasi itu tapi tidak perlu takut kalau terpaksa mengangkat bola," ujar Putri.

Strategi tersebut membantu Putri merebut gim pertama dengan skor 21-16. Dia kemudian melanjutkan pertandingan dengan keunggulan pada awal gim kedua.

Namun, Putri mengakui sempat menghadapi situasi sulit pada gim kedua. Ketika sudah memimpin 10-7, dia justru terbawa ritme permainan cepat yang dikembangkan Supanida.

Perubahan tempo tersebut menguntungkan wakil Thailand. Supanida mampu mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul 11-10 saat interval gim kedua.


Sempat Kehilangan Ritme, Bangkit setelah Interval

Putri menyadari permainan cepat yang sempat dia ikuti justru memberikan keuntungan kepada Supanida. Kondisi tersebut membuatnya harus kembali mengatur tempo setelah jeda interval.

"Di gim kedua setelah unggul 10-7, saya sempat terbawa ritme dia bermain cepat, itu menguntungkan dia dan akhirnya dia bisa menyusul sampai 10-11," tutur Putri.

"Setelah interval saya mengembalikan ritme dan pola permainan yang saya mau," sambungnya.

Keputusan kembali pada pola permainannya terbukti efektif. Putri mampu mengambil alih kendali pertandingan dan menuntaskan gim kedua dengan kemenangan 21-13.

Hasil tersebut memastikan Putri Kusuma Wardani melewati babak 32 besar Denmark Open 2026 tanpa kehilangan satu gim pun.

Bagi Putri, kemenangan atas Supanida bukan sekadar keberhasilan melangkah ke babak berikutnya. Hasil ini juga menjadi pembalasan atas dua kekalahan sebelumnya sekaligus menambah kepercayaan dirinya untuk melanjutkan persaingan di Denmark Open 2026.

Topik Menarik