Mees Hilgers Buka Suara usai Tinggalkan FC Twente: Kisah 15 Tahun Berakhir dengan Polemik
HEERENVEEN, iNews.id - Mees Hilgers mengungkap kisah pahit perpisahannya dengan FC Twente setelah 15 tahun menjadi bagian dari klub tersebut. Bek Timnas Indonesia itu juga meluruskan sejumlah cerita mengenai hubungan dirinya dengan klub yang membesarkan kariernya.
Mees Hilgers resmi meninggalkan FC Twente pada 31 Agustus 2026. Pemain berusia 25 tahun tersebut kemudian melanjutkan karier bersama SC Heerenveen setelah perjalanan panjang bersama The Tukkers.
Perpisahan tersebut terasa berat bagi Mees karena FC Twente bukan sekadar klub tempat dia bermain. Dia bergabung dengan akademi FC Twente sejak 2011-2012 dan melewati berbagai kelompok usia sebelum mendapat kesempatan tampil bersama tim utama pada musim 2020-2021.
Selama memperkuat tim senior, Mees berkembang menjadi salah satu pemain penting di lini belakang FC Twente. Dia mencatatkan empat gol dan dua assist dari 132 pertandingan di seluruh kompetisi.
Namun, perjalanan Mees bersama FC Twente berakhir dengan persoalan. Hubungan pemain dan manajemen klub disebut mengalami keretakan sebelum kedua pihak akhirnya berpisah.
Mees juga sempat berada dalam situasi sulit setelah mencari klub baru tetapi belum menemukan pelabuhan berikutnya. Kondisi tersebut membuat namanya tidak masuk skuad utama FC Twente untuk sejumlah pertandingan.
Situasi semakin rumit karena Mees sempat mengalami cedera parah. Pada awal musim panas, kontraknya bersama FC Twente juga sempat diperpanjang akibat kesalahan agen sebelum akhirnya dia benar-benar meninggalkan klub tersebut pada akhir Agustus.
“Saya telah mengalami begitu banyak masalah sehingga saya ingin melupakan bab ini,” kata Mees dikutip dari Twente Insite, Senin (7/9/2026).
Meski ingin melupakan berbagai persoalan yang terjadi, Mees tetap mengakui FC Twente memiliki tempat khusus dalam perjalanan hidupnya. Klub tersebut menjadi bagian besar dari perkembangan kariernya sejak masih berada di akademi.
“Saya bermain di FC Twente dari akademi hingga tim utama. Saya mengalami hal-hal hebat dalam olahraga di klub tersebut, seperti sepak bola Eropa,” sambungnya.
Mees Hilgers Bantah Citra Negatif
Lima belas tahun bersama FC Twente membuat Mees memiliki banyak kenangan di Enschede. Dia bahkan menjalani sejumlah pengalaman penting dalam kehidupan pribadi selama berada di klub tersebut.
“Lima belas tahun saya di FC Twente sangat berarti bagi saya. Saya bersekolah di Enschede dan tinggal sendiri untuk pertama kalinya. Sebagian besar teman-teman saya berasal dari sana,” ujar Mees.
Karena itu, perpisahan tersebut tidak mudah bagi Mees. Dia mengaku kondisi yang terjadi membuat dirinya tidak lagi bisa menjalani kehidupan di Enschede seperti sebelumnya.
“Tapi sekarang saya tidak bisa lagi berjalan di jalanan sana seperti biasa. Sayang sekali keadaan menjadi seperti ini,” tambahnya.
Mees juga merasa perlu meluruskan berbagai cerita yang berkembang mengenai masalah dirinya dengan FC Twente. Dia menilai citra yang muncul di publik tidak menggambarkan dirinya secara tepat.
“Citra diri saya telah tercipta yang sama sekali tidak benar. Saya digambarkan sebagai pemain yang hanya memikirkan karier sendiri. Padahal semua orang yang mengenal saya mengatakan sebaliknya,” tutur Mees.
Menurut Mees, orang-orang yang bekerja bersamanya setiap hari di FC Twente mengetahui karakter dirinya. Dia juga menyebut dukungan dari rekan-rekan setim tetap dia rasakan selama berada di klub.
“Seperti orang-orang dan rekan satu tim yang bekerja sama dengan saya setiap hari di FC Twente. Saya juga selalu menerima banyak dukungan dari para pemain di FC Twente,” pungkasnya.
Kini, Mees memulai lembaran baru bersama SC Heerenveen. Namun, perjalanan 15 tahun bersama FC Twente tetap menjadi bagian penting dari karier pemain yang juga memperkuat Timnas Indonesia tersebut.









