Gokart Indonesia Punya Talenta Baru! Barra Ghaisan Zeinatma Tampil Gemilang di Rok Cup 2026
JAKARTA, iNews.id - Barra Ghaisan Zeinatma mencuri perhatian pada musim debut kompetitifnya di Eshark Rok Cup Indonesia 2026 setelah menunjukkan perkembangan konsisten hingga memborong sejumlah podium.
Pebalap muda berusia 13 tahun tersebut tampil di kelas Mini Rok yang diperuntukkan bagi pebalap usia 8-13 tahun. Barra memperkuat Avenue Rising Star Racing Team dengan arahan Coach Romy Tahrizi, Aldi Inyo, dan Heru DJ.
Eshark Rok Cup Indonesia 2026 berlangsung sejak Januari hingga September dengan total enam round. Seluruh rangkaian kompetisi digelar di Sirkuit Sentul, Bogor, menjadi arena Barra untuk mengasah kemampuan menghadapi persaingan gokart nasional.
Sebagai pendatang baru, Barra tidak langsung tampil sejak awal musim. Dia baru turun mulai Round 2 setelah menjalani proses adaptasi dengan gokart baru sekaligus mempelajari karakter kendaraan dan persaingan di lintasan.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan Barra untuk terus meningkatkan performanya. Pada Seri 2, dia mampu menyelesaikan balapan dan finis di posisi ke-12.
Catatan tersebut kemudian meningkat pada Seri 3. Barra berhasil menempati posisi ke-10, memperlihatkan perkembangan setelah mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional.
Rentetan Podium Barra Makin Menjanjikan
Performa Barra mulai semakin menonjol ketika memasuki Seri 4. Dia berhasil mengamankan dua podium, masing-masing posisi kelima di kategori Mini Newbie dan posisi ketiga pada kategori Mini Rok Rising Star.
Tren tersebut berlanjut pada Seri 5. Barra kembali meraih dua podium dengan menjadi juara pertama kategori Mini Newbie serta finis sebagai runner-up kategori Mini Rok B.
Puncaknya terjadi pada Seri 6 yang berlangsung 5-6 September 2026. Barra kembali mengoleksi tiga prestasi, yakni juara kedua kategori Mini Newbie, posisi kelima kelas Mini Rok, dan posisi keempat Mini Rok Rising Star.
Rangkaian hasil tersebut menjadi modal penting bagi Barra dalam menjalani musim pertamanya. Perkembangan dari posisi ke-12 pada Seri 2 hingga mampu meraih kemenangan dan sejumlah podium menunjukkan proses adaptasinya berjalan positif.
Ayah Barra, Jeffri Ardiatma, menilai musim debut tersebut memiliki peran penting dalam membentuk mental sekaligus kemampuan putranya sebagai pebalap.
"Musim pertama ini menjadi proses belajar yang sangat penting bagi Barra. Setiap seri memberikan pengalaman dan tantangan baru. Kami sebagai orang tua selalu support karier Barra, semoga dia bisa terus konsisten ke depannya," kata Jeffri.
Menurut Jeffri, keluarga terus memberikan dukungan terhadap perjalanan Barra di dunia balap. Namun, pendidikan tetap menjadi bagian penting yang tidak boleh ditinggalkan selama putranya menjalani agenda kompetisi.
"Tapi, satu hal yang penting juga untuk Barra agar juga fokus dengan sekolahnya, karena kita enggak tahu ke depannya seperti apa. Kami selalu berharap yang terbaik untuk Barra," ujarnya.
Saat ini, Barra tercatat sebagai siswa kelas 7 SMP Labschool Cirendeu. Padatnya agenda balapan membuat dukungan dari pihak sekolah menjadi salah satu faktor penting agar pendidikan dan karier balap Barra dapat berjalan beriringan.
"Ke depan dengan agenda balapan yang padat, dan tentu saja dengan dukungan pihak sekolah akan semakin memacu semangat Barra untuk berprestasi lebih baik lagi di tingkat nasional maupun internasional," tutur Jeffri.
Tantangan Lebih Besar Menanti pada 2027
Setelah mendapatkan pengalaman di kelas Mini Rok sepanjang musim 2026, Barra akan menghadapi tantangan baru pada 2027. Dia direncanakan naik kelas ke Junior Rok dan kembali ambil bagian dalam Eshark Rok Cup Indonesia.
Langkah tersebut menjadi fase berikutnya dalam pengembangan karier Barra setelah menjalani musim debut kompetitif di level nasional. Pengalaman dari enam round pada 2026 menjadi bekal untuk menghadapi persaingan di kelas yang lebih tinggi.
Barra juga tidak hanya diproyeksikan tampil di kompetisi nasional. Jam terbangnya direncanakan bertambah melalui sejumlah seri Rok Cup Asia pada musim 2027.
Macau, Malaysia, dan Thailand masuk dalam agenda kompetisi internasional yang akan diikuti Barra. Dengan demikian, perjalanan Barra setelah musim debutnya akan memasuki level yang lebih luas.
Rentetan podium pada 2026 menjadi pijakan awal bagi pebalap muda tersebut untuk terus berkembang. Target berikutnya bukan hanya mempertahankan konsistensi di Indonesia, tetapi juga menguji kemampuan di persaingan gokart Asia.










