Alasan Buruh Tak Ikut Ikrar Jaga Gibran, Said Iqbal: Masa Kita Bela yang Tak Diserang?

Alasan Buruh Tak Ikut Ikrar Jaga Gibran, Said Iqbal: Masa Kita Bela yang Tak Diserang?

Nasional | okezone | Sabtu, 7 November 2026 - 19:30
share

JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyatakan pihaknya berikrar menjaga Presiden Prabowo Subianto, bukan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal tersebut didasari alasan bahwa Prabowo menjadi pihak yang diserang dalam sejumlah peristiwa beberapa waktu terakhir.

"Karena yang diserang ini Pak Prabowo. Masa kita membela yang tidak diserang? Ini yang diserang Pak Prabowo, presiden simbolnya. Itu alasannya," ujar Said saat ditemui dalam acara Ikrar Jaga Presiden di Plaza Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2026).

Lebih lanjut, Said menyerukan kepada kaum buruh di seluruh Indonesia, untuk menjaga persatuan demi menjaga Presiden Prabowo. Menurutnya, Prabowo terpilih secara sah dan konstitusional melalui proses demokrasi.

"Bangsa ini telah memilih jalan untuk berdemokrasi. Oleh karena itu, demokrasi yang dibangun menurut kaum buruh adalah demokrasi yang konstitusional. Pergantian hanya terjadi ketika pemilu telah tiba. Silakan dilakukan pergantian. Kalaulah sebelum pemilu, ada proses yang harus didahului," terangnya.

Said juga meminta seluruh pihak menghindari kekerasan, fitnah, serta narasi yang berpotensi mengadu domba bangsa. Ia menilai Indonesia harus menjaga persatuan dan kekuatan dalam menghadapi persaingan dengan negara lain.

"Oleh karena itu, pada hari ini akan dibacakan ikrar buruh Indonesia menyikapi apa yang terjadi pada hari ini," pungkasnya.

Topik Menarik