Insanul Fahmi Klaim Ada Aliran Dana dari Virgoun ke Saksi dalam Kasus Illegal Access

Insanul Fahmi Klaim Ada Aliran Dana dari Virgoun ke Saksi dalam Kasus Illegal Access

Seleb | okezone | Sabtu, 7 November 2026 - 09:00
share

JAKARTA - Insanul Fahmi menjalani pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tambahan sebagai saksi kasus dugaan illegal access yang dilaporkan istrinya, Inara Rusli, di Bareskrim Mabes Polri, pada 5 November 2025. 

Pemeriksaan tersebut dilakukan guna melengkapi petunjuk jaksa penuntut umum (JPU) alias P19. Dalam pemeriksaan tersebut, Insanul secara mengejutkan menyeret nama 'Mr. V' yang diduga mantan suami Inara, Virgoun.

Peter selaku kuasa hukum Insanul Fahmi mengatakan, pihaknya telah memberikan petunjuk kepada penyidik mengenai adanya aliran dana dari Mr. V kepada salah satu saksi. "Ada bukti transfer dari Mr. V ke saksi untuk memperkuat klaim itu," katanya. 

Insanul Fahmi Klaim Ada Aliran Dana dari Virgoun ke Saksi dalam Kasus Illegal Access. (Foto: Instagram|@virgoun_)

Lebih jauh, Peter menduga, aliran dana itu merupakan bentuk kompensasi atau transaksi agar rekaman video CCTV yang menjadi barang bukti perkara ini bisa berpindah tangan ke pihak lain (Wardatina Mawa).

Tim kuasa hukum Insanul Fahmi menegaskan, pentingnya aparat kepolisian untuk membongkar dalang di balik kasus dugaan illegal access tersebut, sehingga tak hanya menjerat mantan sopir Inara Rusli yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan.

"Harapan kami, penyidik bisa mengembangkan kasus ini sehingga semua yang terlibat juga bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sehingga tak terulang kembali di kemudian hari," tutur Peter.

 

Insanul Fahmi menambahkan, berdasarkan pengakuan keluarga tersangka Agung, aksinya mengambil rekaman CCTV dari rumah Inara Rusli tidak dilakukannya atas inisiatif pribadi. Keluarga bahkan menilai ada unsur paksaan di balik aksi Agung.

Insanul Fahmi Klaim Ada Aliran Dana dari Virgoun ke Saksi dalam Kasus Illegal Access. (Foto: Instagram|insanulfahmi)

"Menurut keluarga tersangka, ada dugaan Agung disuruh dan dipaksa untuk mengambil data CCTV. Jadi nanti biar dibongkar oleh penyidik saja," kata Insanul.*

Topik Menarik