Kemendagri Minta Camat di Daerah Bencana Kawal Proses Rehabilitasi dan Rekonstruksi
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta camat di daerah bencana mengawal pelaksanaan program pemerintah di tengah proses rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah bencana. Selain itu, camat diminta mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan hingga tingkat masyarakat.
Aparat kewilayahan juga harus memperkuat koordinasi, pendataan hingga identifikasi persoalan agar program prioritas Presiden terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.
"Kami berharap bukan saja ekstra keras, tapi super keras," kata Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA saat Rapat Koordinasi Teknis Camat Mendukung Program Prioritas Presiden di Jakarta, dikutip Jumat (6/11/2026).
Sejumlah program yang menjadi perhatian meliputi program jaminan rumah, makan bergizi gratis (MBG), penanganan inflasi, ketahanan pangan hingga pemberantasan penyakit tuberkulosis (TBC).
Menurut Safrizal, program-program tersebut membutuhkan dukungan aparat kewilayahan karena pelaksanaannya langsung menyentuh masyarakat. Camat memiliki posisi strategis dalam memastikan program pemerintah pusat dapat berjalan hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.
"Ini penting sekali untuk aparat kewilayahan di tingkat kecamatan dan desa mengerti betul mengenai program prioritas Presiden ini dan kemudian memberikan support, fasilitasi, koordinasi serta identifikasi agar pelaksanaan program prioritas Presiden ini bisa terlaksana dengan baik dan mencapai sasaran dan target yang ditentukan," ujarnya.
Dia menjelaskan, camat perlu mendapatkan pembekalan teknis agar memahami bentuk dukungan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program pemerintah.
Safrizal mencontohkan, dalam program pemberantasan TBC, camat diharapkan memperkuat koordinasi dengan aparatur kesehatan yang bertugas di lapangan.
Peran camat dibutuhkan untuk membantu pelacakan penderita TBC sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengobatan secara konsisten.
Menurutnya, pendekatan aparat kewilayahan dapat memperkuat program teknis yang dijalankan kementerian dan lembaga.
"Jadi pendekatan aparatur kewilayahan ini tentu kita berharap bisa memperkuat program teknis yang diberikan oleh Kementerian dan Lembaga," katanya.
Kemendagri berharap dukungan aparat kewilayahan dapat memperkuat pelaksanaan program prioritas nasional sekaligus membantu masyarakat di wilayah yang sedang menjalani pemulihan.
“Dengan pembekalan teknis dan koordinasi yang dilakukan, Kemendagri berharap camat mampu mengidentifikasi persoalan di lapangan serta membantu mencari solusi agar program pemerintah tidak terhambat,”pungkasnya.










