Pergoki Pasangan Mesum Tol Rangkasbitung, Dua Polisi Malah Ditabrak dan Diseret
JAKARTA - Dua anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Banten terluka setelah ditabrak, dan terseret mobil di Tol Rangkasbitung-Panimbang. Insiden tersebut terjadi saat keduanya memergoki sebuah mobil Toyota Avanza yang berhenti di bahu jalan tol.
Berdasarkan video yang beredar, terdapat narasi bahwa petugas memergoki sepasang pria dan wanita di dalam mobil Avanza yang diduga tengah melakukan perbuatan mesum. Pengemudi Avanza disebut terkejut saat didatangi anggota PJR, kemudian berusaha melarikan diri hingga menyeret salah satu petugas.
Salah satu anggota polisi bahkan disebut terseret hingga sejauh 600 meter. Akibatnya, korban terjatuh dan mengalami luka-luka.
Terpisah, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahiles Hutapea membenarkan insiden tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.40 WIB.
“Terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang menimpa dua personel Patroli Jalan Raya (PJR) Induk WSP di ruas Tol Rangkasbitung–Panimbang, KM 70 B, wilayah hukum Polda Banten,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Dia menjelaskan, kejadian bermula saat kedua personel PJR sedang melaksanakan patroli rutin dan menemukan satu unit Toyota Avanza yang berhenti di bahu jalan tol.
“Petugas kemudian menghentikan kendaraan dinas di belakang mobil tersebut untuk melakukan pengecekan serta memastikan kondisi pengemudi dan kendaraannya,” katanya.
Namun, saat kedua personel turun dan hendak menghampiri kendaraan tersebut, pengemudi Avanza tiba-tiba menjalankan mobilnya dan menabrak kedua petugas. Setelah itu, pengemudi melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.
“Akibat peristiwa tersebut, kedua personel mengalami luka-luka dan segera mendapatkan pertolongan dari pengguna jalan yang melintas untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.
Saat ini, Bripda Rizki Novyandri masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Kramat Jati dalam kondisi belum sadarkan diri. Sementara itu, Briptu Wahyu menjalani rawat jalan di rumah, jelas Maruli.









