MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar hingga September 2026
JAKARTA - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp539 miliar pada sembilan bulan pertama 2026. Angka ini tumbuh 23 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/YoY), seiring perbaikan margin di sejumlah segmen usaha.
Sementara, MPMX mencatat pendapatan bersih sebesar Rp11,98 triliun, relatif stabil dengan penurunan tipis 0,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Kinerja sembilan bulan pertama 2026 menunjukkan bahwa perseroan mampu menjaga pendapatan tetap stabil sekaligus meningkatkan profitabilitas," kata Grup Chief Financial Officer MPMX Beatrice Kartika di Jakarta, Minggu (1/11/2026).
Peningkatan profitabilitas tersebut juga tercermin dari laba kotor yang tumbuh 8 persen secara YoY menjadi Rp1,095 triliun dan laba usaha yang meningkat 19 persen YoY menjadi Rp585 miliar.
Sejalan dengan itu, margin laba kotor meningkat menjadi 9,1 persen dari 8,5 persen, margin laba usaha naik menjadi 4,9 persen dari 4,1 persen, dan margin laba bersih menjadi 4,5 persen dari 3,7 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
"Perbaikan margin pada bisnis distribusi dan ritel serta transportasi, disertai berkurangnya rugi bersih pada bisnis pembiayaan, menjadi perkembangan positif bagi kinerja grup," katanya.
Secara segmentasi, kinerja Perseroan menunjukkan dinamika yang beragam, dengan perbaikan profitabilitas pada bisnis distribusi dan ritel serta transportasi, sementara bisnis pembiayaan berhasil memperkecil rugi bersih.
Segmen distribusi dan ritel membukukan kinerja yang relatif stabil pada sembilan bulan pertama 2026 didukung oleh pertumbuhan pada bisnis ritel dan layanan purna jual yang membantu mengimbangi perlambatan penjualan sepeda motor pada bisnis distribusi.
Pada bisnis distribusi, pendapatan penjualan sepeda motor MPMulia menurun 1 persen YoY menjadi Rp9,41 triliun, sementara pendapatan dari penjualan suku cadang meningkat 7 persen YoY menjadi Rp1,14 triliun.
Respons Spekulasi Pasar, Investor Diminta Cermati Kualitas Aset dan Profitabilitas Perusahaan
Di sisi lain, bisnis ritel MPMMotor mencatatkan pertumbuhan pendapatan penjualan sepeda motor sebesar 8 persen YoY menjadi Rp2,58 triliun, serta kenaikan pendapatan layanan purna jual sebesar 9 persen YoY menjadi Rp79 miliar.
"Ke depan, kami akan tetap berfokus pada pengelolaan biaya yang disiplin, kualitas aset, dan optimalisasi bauran bisnis untuk menjaga kinerja," tukasnya.










