Korban Jiwa Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 5.000 Orang

Korban Jiwa Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 5.000 Orang

Terkini | okezone | Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
share

KINSHASA - Jumlah korban jiwa akibat Ebola di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) telah melampaui 5.000 orang, menurut data pemerintah, sementara pihak berwenang belum menemukan cara untuk mengendalikan wabah virus paling mematikan yang pernah tercatat di negara tersebut.

Jumlah korban jiwa terbaru ini diumumkan pada Jumat, (30/10/2026).

Ebola telah menginfeksi lebih dari 10.000 orang di RD Kongo sejak wabah tersebut dinyatakan terjadi pada bulan Mei.

Belum ada pengobatan atau vaksin yang disetujui untuk melawan jenis virus Ebola langka, yaitu galur Bundibugyo, yang menjadi penyebab wabah saat ini.

Keterlambatan deteksi, konflik, dan layanan kesehatan yang kewalahan telah membuat virus ini menyebar lebih cepat dibandingkan wabah-wabah sebelumnya, hingga menjangkau delapan dari 26 provinsi di RDK.

Virus ini juga telah menyebar ke negara-negara tetangga.

Pekan lalu, Nigeria menjadi negara Afrika keempat yang melaporkan kasus Ebola, sehingga memperluas jangkauan geografis wabah ini hingga ke Afrika Barat. Negara-negara Afrika Timur, yakni Kenya dan Uganda, juga telah melaporkan adanya kasus.

Wabah Ebola tahun ini merupakan yang terbesar kedua yang pernah terjadi, hanya berada di bawah epidemi tahun 2014–2016 yang menginfeksi lebih dari 28.600 orang dan menewaskan lebih dari 11.000 orang di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.

Beberapa pemerintah telah membatasi perjalanan ke negara-negara yang terdampak atau menerapkan karantina bagi pelancong yang baru saja mengunjungi atau singgah di negara-negara tersebut.

Pada Jumat, Arab Saudi menangguhkan perjalanan ke dan masuk dari Kenya, menurut Saudi Press Agency.

Langkah-langkah tersebut mencakup penangguhan perjalanan warga negara Saudi ke Kenya serta penghentian sementara penerbitan semua jenis visa bagi pelancong dari negara tersebut.

Kerajaan tersebut juga melarang masuknya pelancong yang tiba dari Kenya, termasuk mereka yang singgah melalui negara ketiga namun sempat berada di Kenya atau negara lain yang terdampak Ebola dalam kurun waktu 21 hari terakhir.

Pada bulan Juni, Arab Saudi telah menangguhkan perjalanan ke dan masuk dari RD Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan.

Topik Menarik