Warga Kepulauan Seribu Resah Narkoba dan Kapal Jaring Ilegal, Ini Respons Polisi

Warga Kepulauan Seribu Resah Narkoba dan Kapal Jaring Ilegal, Ini Respons Polisi

Terkini | okezone | Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:30
share

JAKARTA - Polres Kepulauan Seribu menemui masyarakat di Pulau Untung Jawa untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas sejumlah persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam pertemuan tersebut, warga menyoroti peredaran narkoba hingga aktivitas kapal jaring ilegal yang mengancam ekosistem laut.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, seluruh aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti melalui peningkatan patroli bahari, penegakan hukum di wilayah perairan, serta koordinasi dengan instansi terkait.

"Kehadiran kami dalam 'Ngeriung Bersama' ini adalah untuk mendengar langsung apa yang menjadi kegelisahan warga. Terkait peredaran narkoba dan pemakan ekosistem laut oleh kapal jaring ilegal, kami pastikan Satpolairud dan Satreskrim akan mengambil langkah penindakan tegas," kata Wikha di Taman Pinisi, Pulau Untung Jawa, Sabtu (31/10/2026).

Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, dan perlindungan lingkungan pesisir.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah perizinan kegiatan keramaian. Warga meminta setiap kegiatan yang diselenggarakan pemilik modal maupun wisatawan tetap menghormati adat istiadat dan budaya lokal Kepulauan Seribu.

 

Selain itu, masyarakat mengkhawatirkan potensi masuknya peredaran narkoba melalui oknum wisatawan. Mereka meminta kepolisian bertindak tegas untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.

Persoalan lain yang disoroti adalah aktivitas kapal jaring dari luar wilayah yang diduga merusak ekosistem laut dan terumbu karang. Warga berharap aktivitas tersebut segera ditindaklanjuti melalui penegakan hukum oleh Satpolairud.

Masyarakat juga menyampaikan harapan agar putra-putri asli Kepulauan Seribu mendapat perhatian dan kesempatan dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wikha menegaskan komitmen kepolisian untuk menjaga keamanan sekaligus menghormati kearifan lokal masyarakat Kepulauan Seribu.

"Kami juga berkomitmen untuk selalu menjaga keharmonisan kearifan lokal dalam setiap kegiatan kemasyarakatan," ujar Wikha.

Topik Menarik