Tren Lari Menjamur, Seberapa Besar Potensi Industri Sepatu di Indonesia?

Tren Lari Menjamur, Seberapa Besar Potensi Industri Sepatu di Indonesia?

Ekonomi | okezone | Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:26
share

JAKARTA – Meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari membuka peluang bagi industri sepatu lari di Indonesia. Perubahan gaya hidup yang semakin mengarah pada pola hidup sehat menjadi faktor yang menopang permintaan produk olahraga, termasuk sepatu lari.

Senior General Manager Brand Marketing & Consumer Engagement, Southeast Asia, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk, Martina Harianda Mutis, menilai pasar sepatu lari di Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga.

“Sekarang orang sudah lebih ingin sehat. Karena itu, lari dan berbagai olahraga lain semakin diminati. Tren healthy lifestyle masih berkembang,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (28/10/2026). 

Menurut Martina, peluang pasar tidak hanya berasal dari meningkatnya permintaan konsumen, tetapi juga dari perkembangan kategori olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Kondisi tersebut mendorong merek-merek sepatu untuk terus mengembangkan bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat.

Meski demikian, besarnya potensi pasar tersebut belum disertai data kuantitatif mengenai nilai industri, volume penjualan, ataupun tingkat pertumbuhan tahunan yang dapat menggambarkan perkembangan pasar sepatu lari di Indonesia secara menyeluruh.

Persaingan Merek dan Perubahan Perilaku Konsumen

Perkembangan komunitas lari menjadi salah satu fenomena yang menyertai meningkatnya perhatian masyarakat terhadap olahraga. Aktivitas lari kini tidak hanya berkaitan dengan pencapaian performa, tetapi juga menjadi bagian dari kegiatan sosial dan gaya hidup.

Perubahan perilaku konsumen tersebut membuka peluang bagi produsen untuk menjangkau kelompok pasar yang lebih beragam. Kebutuhan pelari pemula, pelari rekreasional, hingga atlet yang mengikuti kompetisi dapat berbeda, baik dari sisi fungsi, kenyamanan, maupun harga sepatu.

Di sisi lain, produsen juga menghadapi persaingan dalam memenuhi kebutuhan konsumen tersebut. Perusahaan perlu menyesuaikan penawaran produknya dengan preferensi pasar, sementara konsumen memiliki beragam pilihan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan belanja.

Martina mengatakan persaingan tetap menjadi bagian dari dinamika industri sepatu lari. Namun, ia tidak merinci tingkat persaingan, pangsa pasar perusahaan, ataupun posisi mereknya dibandingkan dengan kompetitor.

Komunitas Lari Buka Peluang Pasar

Perkembangan komunitas lari menjadi salah satu faktor yang turut membentuk pasar sepatu lari di Indonesia. Selain didorong kebutuhan olahraga, lari juga semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Kondisi ini membuka peluang bagi produsen untuk menjangkau konsumen dengan kebutuhan dan preferensi yang beragam.

Besarnya peluang industri sepatu lari pada akhirnya perlu dilihat dari perkembangan permintaan, daya beli konsumen, dan kinerja penjualan. Di tengah tren hidup sehat yang berkembang, kemampuan produsen membaca kebutuhan pasar dan bersaing dari sisi harga maupun fungsi produk akan menjadi faktor penting dalam menangkap peluang tersebut.

Topik Menarik