IHSG Dibuka Anjlok 1,34 Persen ke Level 5.195
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada pembukaan perdagangan Rabu (28/10/2026). IHSG turun 1,34 ke level 5.195.
Mayoritas indeks saham juga bergerak di zona merah. Indeks LQ45 turun 1,47 ke level 525,186. Indeks IDXLQ45LCL melemah 1,47 ke 74,513, IDX30 turun 1,63 ke 294,736, dan IDX80 melemah 1,56 ke 77,403.
Pada perdagangan sebelumnya, Selasa (27/10/2026), IHSG ditutup melemah 106 poin atau 1,99 ke level 5.266.
Berdasarkan data penutupan perdagangan Selasa, sebanyak 101 saham menguat, 647 saham melemah, dan 215 saham stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp34,8 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 17,3 miliar saham.
Sejumlah indeks lainnya juga ditutup melemah. Indeks LQ45 turun 1,69 ke level 533, JII melemah 2,70 ke 307, IDX30 turun 1,49 ke 299, dan MNC36 melemah 1,32 ke 235.
Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor berada di zona merah, meliputi energi, konsumer non-siklikal, infrastruktur, properti, bahan baku, transportasi, kesehatan, konsumer siklikal, keuangan, dan teknologi. Sementara itu, sektor industri menguat.
Di tengah pelemahan pasar, sejumlah saham mencatatkan kenaikan tertinggi (top gainers). Saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) naik 33,33 ke Rp24, PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) menguat 23,46 ke Rp100, dan PT Apollo Global Interactive Tbk (BOGA) naik 22,88 ke Rp1.880.
Sebaliknya, saham yang mengalami penurunan terdalam (top losers) antara lain PT Acset Indonusa Tbk (ACST), yang turun 10 ke Rp72. Saham PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) dan PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) masing-masing melemah 9,88 ke Rp73.









