Sempat Dikira T.Rex, Kerangka Nanotyrannus Jodi Dilelang Rp108 Miliar di New York

Sempat Dikira T.Rex, Kerangka Nanotyrannus Jodi Dilelang Rp108 Miliar di New York

Terkini | okezone | Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:05
share

NEW YORK — Kerangka dinosaurus yang baru diidentifikasi—yang sebelumnya sempat dikira sebagai Tyrannosaurus rex muda—kini akan dilelang dengan harga awal setidaknya USD6 juta (sekitar Rp108 miliar dengan kurs hari ini).

Kerangka setinggi kurang lebih 3 meter yang dijuluki "Jodi" ini akan dilelang oleh Sotheby's di New York. Penjualan ini dilakukan setahun setelah para peneliti mengonfirmasi bahwa kerangka tersebut berasal dari genus yang berbeda.

Dinosaurus karnivora dari periode Kapur Akhir ini diperkirakan dapat terjual hingga USD9 juta saat dilelang pada Selasa (27/10/2026). Lelang ini menyusul penjualan Tyrannosaurus rex yang dijuluki "Gus" oleh Sotheby's pada bulan Juli lalu, yang mencatatkan rekor harga USD50,1 juta (sekitar Rp908 miliar).

Penjualan ini terjadi di tengah perdebatan dalam komunitas ilmiah mengenai apakah sisa-sisa fosil dinosaurus sebaiknya diperjualbelikan kepada pihak swasta.

Sotheby's mendeskripsikan "Jodi" sebagai kerangka yang "sangat layak untuk dipamerkan", terdiri dari sekitar 191 elemen tulang fosil, termasuk tengkorak yang hampir lengkap dan terpelihara dengan sangat baik.

Pihak rumah lelang menambahkan bahwa Nanotyrannus ini merupakan "satu dari hanya tiga kerangka sejenis yang diketahui oleh dunia sains." Menurut Sotheby's, spesimen ini adalah yang pertama muncul di pasar sejak keberadaan genus tersebut dikonfirmasi oleh para peneliti Amerika Serikat pada Oktober tahun lalu.

Megan Jenkins, seorang paleontolog dari University of Portsmouth, dalam sebuah acara di BBC Radio mengatakan bahwa Nanotyrannus "dalam waktu yang sangat lama sempat dianggap sebagai T. rex yang masih remaja."

"Namun, ukurannya jauh lebih kecil dan bentuk tubuhnya jauh lebih ramping. Dinosaurus ini tampak sangat ramping dan langsing, dengan gigi berbentuk seperti bilah pisau yang berfungsi untuk mengiris daging," ujar Jenkins.

Tyrannosaurus rex dan Nanotyrannus hidup berdampingan pada periode geologi yang sama, sekitar 67 juta tahun yang lalu.

 

"Jodi" awalnya dipamerkan sebagai spesimen T. rex muda di pameran seni internasional Frieze Masters di London pada Oktober 2023, sebelum genus Nanotyrannus diklasifikasikan.

Kerangka tersebut ditemukan di negara bagian Montana, Amerika Serikat, oleh seorang pemilik peternakan bernama Jodi Pierson di lahannya yang terletak di Formasi Hall Creek—sebuah situs geologi yang telah banyak diteliti. Kerangka itu kemudian digali oleh seorang paleontolog komersial, Clayton Phipps.

Phipps juga menemukan fosil terkenal yang disebut "Dueling Dinosaurs" (Dinosaurus yang Sedang Bertarung). Spesimen tersebut—yang memperlihatkan sisa-sisa seekor Nanotyrannus dan Triceratops yang tampak sedang bertarung—ditemukan pada tahun 2006, sekitar delapan mil (13 km) dari lokasi penemuan "Jodi".

Penemuan "Dueling Dinosaurs" menjadi kunci bagi penelitian yang diterbitkan oleh Lindsay Zanno dan James Napoli, yang mengklasifikasikan Nanotyrannus sebagai genus yang terpisah dari T. rex. Makalah mereka mengakhiri perdebatan selama beberapa dekade mengenai apakah kedua dinosaurus tersebut merupakan spesies yang berbeda.
 

Topik Menarik