Joao Cancelo Temukan Sisi Positif di Balik Kekalahan Tipis Barcelona dari Real Madrid
BARCELONA – Klub Barcelona harus menelan pil pahit setelah rekor sempurna mereka di awal Liga Spanyol 2026-2027 dihentikan oleh Real Madrid dalam laga El Clasico di Camp Nou, Senin 26 Oktober 2026. Pemain Madrid, Kylian Mbappe menjadi bintang kemenangan Los Blancos lewat dua golnya yang memastikan skor akhir 2-1 untuk tim tamu.
Pertandingan LaLiga secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Mbappe membuka keunggulan Real Madrid pada menit ke-41, sebelum Raphinha sempat menyamakan kedudukan bagi Blaugrana lewat tendangan mendatar di babak kedua. Namun, ketika laga sepertinya akan berakhir imbang, Mbappe kembali mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-87 memanfaatkan serangan balik cepat.
Kekalahan ini mengakhiri rentetan sembilan kemenangan beruntun Barcelona di ajang La Liga musim ini. Akibat hasil minor tersebut, keunggulan mereka di puncak klasemen terpangkas menjadi hanya selisih dua poin saja dari Atletico Madrid.
1. Penyesalan Joao Cancelo
Seusai pertandingan, bek Barcelona, Joao Cancelo secara terbuka menyatakan kekecewaannya atas hasil akhir laga. Menurutnya, Barcelona tampil mendominasi dan layak mendapatkan hasil yang lebih baik daripada sekadar kekalahan.
"Dari sudut pandang saya, kami adalah tim yang lebih baik, tetapi inilah Real Madrid; mereka menciptakan sedikit peluang namun bisa mencetak gol. Secara keseluruhan kami tampil lebih baik, tetapi kami harus segera bangkit," ujar Cancelo kepada DAZN, dikutip Selasa (27/10/2026).
Cancelo, yang tampil sebagai bek kiri sebelum digeser ke kanan akibat cedera Xavi Espart di babak pertama, menilai timnya sempat kehilangan kontrol pada momen-momen krusial. Ia menekankan pentingnya penguasaan bola yang lebih sabar alih-alih terus-menerus melakukan pressing tinggi.
"Ada kalanya kami ingin melakukan pressing tinggi... dan ada kalanya kami harus lebih mengontrol jalannya laga dengan bola, di mana di situlah keunggulan kami," tambahnya.
2. Tantangan Berat di Depan Mata
Duh! Penumpang Perempuan Ini Terseret hingga Patah Kaki karena Turun saat Kereta Mulai Jalan
Di sisi lain, pelatih Barcelona Hansi Flick mengakui timnya baru saja menghadapi lawan terbaik musim ini sambil memuji kualitas yang dimiliki oleh Real Madrid. Kekalahan ini juga menjadi tren negatif kedua beruntun bagi Barcelona setelah sebelumnya takluk 2-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions 2026-2027.
Misi mempertahankan takhta liga kini semakin menantang bagi pasukan Catalan yang ditangani oleh Hansi Flick. Kegagalan di El Clasico juga memastikan Barcelona gagal mencetak sejarah sebagai tim pertama yang menyapu bersih 10 kemenangan awal di La Liga.
Sebagai langkah awal untuk bangkit, Barcelona sudah harus bersiap menghadapi Alaves di kandang sendiri pada Minggu, 1 November 2026 mendatang. Jadwal berat berikutnya juga menanti di bulan November, termasuk lawatan penting menghadapi rival langsung, Atletico Madrid.










