Terancam Dipecat Usai Manchester United Dipermalukan Como 1907 1-4, Michael Carrick: Ini Bukan Tentang Saya
COMO – Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengaku tidak memikirkan soal jabatannya usai kalah 1-4 dari Como 1907 di Liga Champions 2026-2027. Ia lebih ingin bicara soal performa yang buruk.
Duel Como 1907 vs Manchester United itu merupakan matchday 3 Liga Champions 2026-2027. Laga digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, Rabu 21 Oktober 2026 malam WIB.
Empat gol Como disumbangkan Nico Paz (2’, 57’), Anastasios Douvikas (49’), dan Jacobo Ramon (76’). Sementara, Man United hanya bisa membalas lewat gol Joshua Zirkzee (90+1’).
1. Bukan soal Jabatan
Bukan hanya soal skor akhir, performa Man United sepanjang 90 menit sungguh mengkhawatirkan. Bisa dibilang, pasukan Michael Carrick kalah segalanya dari Como 1907 yang notabene debutan di Liga Champions.
Kekalahan itu membuat seruan untuk memecat Carrick kembali nyaring terdengar. Tapi, pria asal Inggris tersebut sama sekali tidak memikirkan soal jabatannya di klub.
“Saya sama sekali tidak memikirkan posisi saya sendiri. Semua ini demi para pendukung. Malam ini, saya pun menjadi salah satu dari mereka yang menyaksikan pertandingan tersebut, dan saya sama sekali tidak merasa senang,” ucap Carrick, dikutip dari laman resmi klub, Kamis (22/10/2026).
2. Tanggung Jawab
Di kesempatan terpisah, kapten Bruno Fernandes mengaku performa buruk itu karena mengikuti instruksi dari staf kepelatihan yang dipimpin Carrick. Sang pelatih pun siap bertanggung jawab.
“Ini bukan soal saya; ini bukan tentang bermain untuk kepentingan pribadi saya, melainkan tentang bermain demi klub sepakbola ini. Ada tanggung jawab yang menyertainya,” kata Carrick.
“Selama saya berada di posisi ini, saya bertanggung jawab terhadap klub dan para pendukungnya. Saya selalu memberikan yang terbaik, benar-benar yang terbaik, setiap saat. Saya sangat peduli; seluruh hidup saya tercurah untuk klub ini,” imbuh lelaki berusia 45 tahun tersebut.
Hasil negatif itu semakin menenggelamkan Man United. Bruno Fernandes dan kawan-kawan hanya meraih dua kemenangan dalam 11 laga di semua kompetisi musim ini dan sudah lima kali kalah!










