Jelang Duel Persita vs Persija, Shin Tae-yong Peringatkan Jakmania soal Hal Ini!

Jelang Duel Persita vs Persija, Shin Tae-yong Peringatkan Jakmania soal Hal Ini!

Terkini | okezone | Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:14
share

DEPOK – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, berharap keharmonisan antarsuporter yang tercipta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta kembali terlihat saat timnya menghadapi Persita Tangerang. Pertandingan pekan kelima Super League 2026-2027 itu dijadwalkan berlangsung di Banten International Stadium (BIS), Serang, Banten pada Sabtu (17/10/2026) pukul 19.00 WIB.

1. Berharap Suporter Kembali Harmonis

Shin Tae-yong terkesan dengan suasana positif yang tercipta ketika Persija bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada pekan keempat. Ribuan suporter Macan Kemayoran, The Jakmania, hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada Rizky Ridho dan rekan-rekan.

The Jakmania memenuhi tribun selatan dan barat Stadion Sultan Agung serta menempati sejumlah area lainnya. Dukungan yang mereka berikan membuat Persija beberapa kali merasakan atmosfer seperti bermain di kandang sendiri.

Kehadiran Jakmania juga disambut hangat oleh suporter tuan rumah. Momen tersebut menjadi gambaran bahwa pertandingan sepak bola dapat berlangsung dalam suasana persaudaraan, meski kedua kelompok suporter mendukung tim yang berbeda.

Shin Tae-yong (Okezone)

Shin Tae-yong berharap atmosfer positif itu kembali terjaga ketika Persija bertamu ke markas Persita. Dia meminta The Jakmania tetap menjunjung tinggi sportivitas, menikmati pertandingan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan tim.

“Seperti saat suporter Jakmania menciptakan budaya dukungan yang baik di Yogyakarta, saya berharap ketika datang ke sini, mereka juga mendukung dengan menjunjung tinggi fair play dan menikmati pertandingan," kata Shin dilansir dari laman resmi Persija Jakarta, Jumat (16/10/2026).

2. Jangan Timbulkan Masalah

"Kami pun akan bekerja keras. Daripada menimbulkan masalah akibat fanatisme yang berlebihan, jauh lebih penting untuk datang, mendukung dengan menjunjung tinggi fair play, dan menikmati pertandingan bersama," sambungnya.

"Saya tegaskan, jangan sampai menimbulkan masalah. Hal itu justru akan lebih merugikan tim. Kami berterima kasih atas dukungan Jakmania, tetapi jika datang untuk membuat masalah, lebih baik tidak usah datang sama sekali,” tutur pelatih asal Korea Selatan itu.

 

Shin Tae-yong juga menyoroti sejumlah insiden yang terjadi pada pekan yang sama dan mencederai semangat positif antarsuporter. Bus tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 dilaporkan diserang, sementara rombongan The Jakmania yang pulang dari Bantul juga mengalami penyerangan.

Shin Tae-yong menilai tindakan kekerasan tersebut tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak secara serius. Menurutnya, klub dan aparat penegak hukum perlu mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Menurut saya, hal seperti itu sama sekali tidak boleh terjadi, 100 persen. Jika ada kejadian seperti itu, klub memang harus mengambil tindakan tegas terhadap suporter yang terlibat. Namun, aparat penegak hukum juga harus bertindak tegas dan menghukum para pelaku,” tuturnya.

Shin Tae-yong menambahkan, penanganan insiden kekerasan tidak seharusnya hanya dibebankan kepada klub sepak bola. Dia meminta pihak berwenang menangkap dan memberikan hukuman berat kepada pelaku agar kejadian serupa tidak terulang pada masa mendatang.

“Pihak berwenang harus menangkap dan menghukum berat para pelaku agar kejadian seperti ini tidak terulang pada masa mendatang. Melimpahkan tanggung jawab tersebut kepada pihak klub saja tidak masuk akal. Sanksi hukum yang tegas harus dijatuhkan kepada individu-individu yang melakukan tindakan tersebut,” kata Shin Tae-yong.


 

Topik Menarik