Trump Tolak Opsi Gunakan Senjata Nuklir ke Iran, Isyaratkan Pakai MOAB

Trump Tolak Opsi Gunakan Senjata Nuklir ke Iran, Isyaratkan Pakai MOAB

Terkini | okezone | Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:05
share

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menepis kemungkinan penggunaan senjata nuklir terhadap Iran. Ia menyatakan bahwa Washington tidak memerlukan senjata tersebut dan menegaskan bahwa "Ibu dari Segala Bom" (Mother of All Bombs/MOAB) bukanlah senjata nuklir.

Saat diwawancarai oleh Newsmax pada Kamis, 15 Oktober 2026, mengenai laporan bahwa pemerintahannya mempertimbangkan penggunaan bom tersebut terhadap Iran—kemungkinan setelah pemilihan paruh waktu AS—Trump menekankan bahwa senjata itu bersifat konvensional, bukan nuklir.

"Ibu dari segala bom itu bukan senjata nuklir," ujarnya, sebagaimana dilansir TRT World. Dia menggambarkan MOAB sebagai "bom yang sangat besar".

Ia menegaskan kembali bahwa AS tidak perlu menggunakan senjata nuklir.

"Tidak, saya tidak akan menggunakan senjata nuklir. Kami tidak perlu melakukannya," katanya.

Trump juga melontarkan kemungkinan adanya serangan lebih lanjut terhadap fasilitas nuklir Iran, termasuk sebuah lokasi yang diduga berada di bawah tanah yang dikenal sebagai Pickaxe Mountain.

"Saat ini, kami sedang mengamati Pickaxe Mountain. Mungkin kami harus ke sana," ujarnya.

"Kami akan menyasar lokasi itu. Kami akan melumpuhkannya dengan cepat."

 

Ketika ditanya apakah operasi semacam itu akan melibatkan pasukan darat Amerika, Trump menjawab: "Tidak, menurut saya tidak. Tidak akan."

Ia mengatakan bahwa menarik diri sebelum memastikan Iran tidak dapat memperoleh senjata nuklir mungkin akan menuntut tindakan militer lebih lanjut dari AS dalam kurun waktu satu tahun.

"Kami ingin memastikan bahwa mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," tegasnya.

‘Perang Iran akan segera berakhir’

Trump juga memprediksi bahwa perang tersebut akan segera berakhir, seraya mengatakan bahwa Teheran sedang bernegosiasi dengan Washington.

"Perang Iran akan segera berakhir. Perang itu akan berakhir dalam waktu dekat," ujarnya.

"Bagaimanapun caranya, perang itu akan segera berakhir. Harga minyak pun akan anjlok drastis — begitu pula harga bensin."

Trump mengeklaim bahwa para pejabat Iran telah meminta penghentian operasi militer Amerika dan Israel.

"Mereka meminta kami untuk berhenti. Dan kami pun melakukannya, karena kami sedang bernegosiasi dengan mereka," katanya.

Saat ditanya apakah ia memercayai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Trump menjawab: "Sejujurnya, saya tidak memercayai siapa pun."

"Saya tidak memercayai siapa pun," tegasnya. "Dalam dunia politik, saya tidak memercayai siapa pun."

Topik Menarik