Kisah Kocak Erling Haaland, Langgar Aturan Unik Enzo Maresca saat Man City Tumbang 2-3 dari PSG

Kisah Kocak Erling Haaland, Langgar Aturan Unik Enzo Maresca saat Man City Tumbang 2-3 dari PSG

Terkini | okezone | Jum'at, 16 Oktober 2026 - 03:01
share

MANCHESTER – Penyerang Manchester City, Erling Haaland, menjadi sorotan usai kedapatan melanggar salah satu aturan tak biasa milik sang pelatih, Enzo Maresca. Momen tersebut terjadi saat The Citizens –julukan Man City– takluk 2-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada laga lanjutan Liga Champions 2026-2027 di Stadion Etihad, pada Kamis 15 Oktober 2026.

Man City sempat tertinggal tiga gol tanpa balas di babak pertama akibat serangan sengit tim tamu. Tiga gol PSG masing-masing dilesakkan oleh Desire Doue, Ousmane Dembele, dan Vitinha.

Merespons situasi tersebut, Maresca melakukan tiga pergantian pemain sekaligus di awal babak kedua dengan memasukkan Iliman Ndiaye, Ayyoub Bouaddi, dan Matheus Nunes. Keputusan itu menggantikan Jeremy Doku, Rayan Cherki, serta kapten tim Ruben Dias.

1. Aturan Unik sang Pelatih

Penarikan Keluar Ruben Dias secara otomatis membuat ban kapten diserahkan kepada Haaland. Keputusan ini menarik perhatian mengingat Maresca sebelumnya memiliki aturan khusus terkait kriteria kapten di timnya.

Pada Agustus lalu, Maresca sempat mengungkapkan alasan unik mengapa Haaland tidak diprioritaskan menjadi kapten. Hal itu berkaitan dengan kebiasaannya memberi instruksi taktis di pinggir lapangan setiap kali timnya mencetak gol.

Erling Haaland. (Foto: Instagram/mancity)

"Di Leicester dan Chelsea, saya punya aturan bahwa ketika kami mencetak gol, kapten harus datang ke bangku cadangan, bukan untuk selebrasi, melainkan untuk menerima instruksi," ujar Maresca, dikutip dari Give Me Sport, Jumat (16/10/2026).

"Tapi jika kapten itu sendiri yang mencetak gol, maka dia boleh merayakannya. Jika Erling jadi kapten, kita punya masalah, bisa dibayangkan?" tambahnya.

"Bahkan jika itu hanya dua atau tiga menit, selalu ada hal yang perlu disesuaikan," tegas pelatih asal Italia tersebut.

 

2. Momen Selebrasi

Dalam laga Man City vs PSG, usai mencetak gol pertamanya untuk memperkecil ketertinggalan, Haaland tidak berlari ke bangku cadangan, melainkan merayakan gol dan berdiskusi singkat dengan Josko Gvardiol. Sementara saat mencetak gol keduanya yang mengubah skor menjadi 2-4, penyerang asal Norwegia itu langsung berlari kembali ke tengah lapangan demi menghemat waktu.

Erling Haaland. (Foto: Instagram/mancity)

Pelanggaran aturan unik yang diterapkan Maresca tersebut dinilai dapat dimaklumi mengingat situasi Man City yang sedang tertinggal dan membutuhkan gol cepat. Aturan komunikasi dengan bangku cadangan tersebut diyakini lebih berlaku ketika tim berada dalam posisi unggul atau ingin memperlebar keunggulan.

Meskipun Haaland membukukan dua gol, PSG tetap mengunci kemenangan lewat gol tambahan Maghnes Akliouche. Skor bahkan bisa membengkak jadi 5-2 andai eksekusi penalti Ferran Torres tidak digagalkan oleh Gianluigi Donnarumma.

Topik Menarik