Kasus Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI di Kabupaten Tangerang Berakhir Damai

Kasus Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI di Kabupaten Tangerang Berakhir Damai

Terkini | okezone | Selasa, 22 September 2026 - 07:36
share

JAKARTA - Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, berakhir damai.

Sebelumnya, kegiatan ibadah jemaat GKPI pada Minggu (20/9/2026) dibubarkan sekelompok warga. Dalam peristiwa tersebut, sejumlah orang terlihat membawa senjata tajam.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, persoalan tersebut telah diselesaikan melalui musyawarah dan menghasilkan kesepakatan damai antara para pihak.

"Dari Polda Banten, khususnya Polresta Tangerang, kami memastikan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polresta Tangerang, khususnya Kecamatan Rajeg, sampai dengan saat ini aman dan kondusif," kata Maruli dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Maruli menjelaskan, pemerintah daerah nantinya membantu menyediakan tempat sementara bagi jemaat untuk melaksanakan kegiatan ibadah. Hal tersebut dilakukan sembari proses administrasi terkait perizinan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Para pihak sudah bersepakat untuk berdamai. Kami berharap seluruh pihak dapat menghormati kesepakatan yang telah diambil dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif," ujarnya.

 

Dia juga mengimbau masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya warga Kecamatan Rajeg, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya Kecamatan Rajeg, serta tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks maupun ajakan atau hasutan yang tidak bertanggung jawab," kata Maruli.

Sebelumnya, video pembubaran ibadah jemaat GKPI di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kabupaten Tangerang, viral di media sosial.

Peristiwa itu bermula ketika sejumlah pemuda mendatangi lokasi kegiatan ibadah. Dalam video yang beredar, mereka terlihat meminta kegiatan tersebut dihentikan.

Dalam rekaman tersebut, salah seorang pemuda juga tampak membawa senjata tajam.

Kini, kepolisian memastikan situasi di wilayah Kecamatan Rajeg telah kondusif setelah para pihak menyelesaikan persoalan melalui musyawarah dan mencapai kesepakatan damai.
 

Topik Menarik