Kabur dari Polisi, Ayah Mabuk Tinggalkan Balita di Rawa Penuh Buaya

Kabur dari Polisi, Ayah Mabuk Tinggalkan Balita di Rawa Penuh Buaya

Terkini | okezone | Rabu, 16 September 2026 - 03:05
share

JAKARTA — Seorang ayah asal Florida meninggalkan anak balitanya di sebuah rawa penuh buaya saat melarikan diri dari polisi dengan membawa bayi usai kecelakaan mobil akibat mabuk. Kejadian ini terekam dalam kamera tubuh petugas yang melakukan pengejaran.

Isaac Kinsey (27 tahun) diduga menabrakkan mobilnya dalam keadaan mabuk—menembus rambu penutup jalan hingga masuk ke area konstruksi—pada Rabu (9/9/2026) dini hari. Ia lalu melarikan diri dari lokasi kejadian sembari membawa kedua anaknya yang berusia 2 tahun dan 10 bulan, demikian disampaikan Departemen Kepolisian Lakeland dalam sebuah unggahan di media sosial.

Rekaman kamera tubuh dan drone yang mengerikan, yang dirilis oleh pihak kepolisian, memperlihatkan momen saat petugas merespons lokasi kecelakaan dan mendapati dua kursi keselamatan anak di dalam mobil—hal yang memicu aksi pengejaran intensif untuk menemukan Kinsey dan anak-anaknya.

Dalam rekaman drone, Kinsey terlihat berlari melintasi kawasan hutan berawa sambil menggendong anak-anaknya. Ia terjatuh berkali-kali saat berusaha melewati medan yang sulit dalam kegelapan total. Wilayah tersebut diketahui merupakan habitat bagi aligator.

Dilansir New York Post, rekaman itu memperlihatkan sang ayah yang berulang kali terhuyung-huyung hingga menjatuhkan bayi dan balitanya ke dalam genangan air.

Berdasarkan rekaman video, polisi berjuang keras melintasi kawasan rawa yang lebat sebelum akhirnya mengamankan Kinsey dan menyelamatkan kedua anak tersebut.

"Di mana kau? Keluarlah lewat sini, keluarlah lewat sini!" terdengar suara seorang petugas berteriak sambil mengarahkan senter ke arah Kinsey.

"Serahkan bayinya! Serahkan bayinya sekarang!" ujar petugas itu kepada Kinsey sebelum meraih dan mengambil salah satu anak yang sedang menangis.

 

Kedua anak tersebut dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan atas luka-luka mereka. Kinsey juga dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan, menurut keterangan polisi.

Kinsey diduga mengakui kepada petugas bahwa ia sedang dalam keadaan mabuk dan Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya sedang ditangguhkan saat ia mengalami kecelakaan mobil yang juga ditumpangi anak-anaknya.

Menurut pihak berwenang, ia telah didakwa dengan delapan pelanggaran pidana ringan dan tiga tindak pidana berat, termasuk dua dakwaan penganiayaan anak akibat kelalaian yang menyebabkan cedera fisik parah.

"Insiden ini bisa saja berakhir dengan hilangnya dua nyawa tak berdosa. Pengerahan cepat teknologi drone milik LakelandPD, serta kegigihan dan kerja sama tim petugas yang merespons kejadian, telah membantu menemukan anak-anak tersebut di lokasi yang medannya sangat sulit dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang dibutuhkan," demikian pernyataan dari departemen tersebut.

"Tidak ada alasan yang dapat dibenarkan untuk mengemudi dalam kondisi tidak layak (akibat pengaruh alkohol atau obat-obatan). Kami bersyukur anak-anak ini selamat dan bangga terhadap para petugas yang tindakannya telah membantu mencegah tragedi yang jauh lebih besar."

Topik Menarik