Charles Leclerc atau Lewis Hamilton yang Salah di Insiden Panas Sirkuit Monza? Ini Kata Pakar F1
MONZA – Balapan utama Formula One (F1) GP Italia 2026 di Sirkuit Monza langsung diwarnai drama sengit pada lap pertama yang melibatkan rekan setim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc dan peraih gelar juara dunia Lewis Hamilton. Memulai balapan dari posisi keempat dan kelima, asa Ferrari untuk mengamankan podium ganda harus pupus lebih cepat akibat insiden senggolan di tikungan awal.
Pertandingan F1 secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Ketegangan bermula ketika Hamilton melihat celah di sisi dalam saat memasuki tikungan pertama dan memutuskan untuk mengambilnya. Manuver tersebut memaksa Hamilton berada di sisi luar ketika memasuki tikungan kedua, menciptakan situasi krusial antara kedua pembalap.
Tidak ada satu pun dari mereka yang mau mengendurkan laju mobil demi mengamankan posisi. Akibatnya, Leclerc mengalami understeer, melebar ke sisi luar, dan menghantam ban mobil Hamilton hingga membuat sang pembalap Inggris terpelanting keluar jalur ke area gravel.
Insiden tersebut langsung merosotkan posisi Hamilton jauh ke peringkat ke-10 balapan. Sementara itu, Leclerc sempat melanjutkan perlombaan di posisi ketiga sebelum petaka susulan menimpanya tidak lama kemudian.
Nasib sial benar-benar menimpa Leclerc tepat pada akhir lap ketiga ketika keluar dari tikungan Parabolica. Ia kehilangan kendali atas kendaraannya hingga menabrak tembok pembatas luar dengan keras, yang berujung pada keputusan tersingkir dari balapan.
Benturan keras tersebut memaksa steward mengibarkan bendera merah untuk menghentikan balapan sementara demi perbaikan pembatas trek. Meski sempat didera syok akibat hantaman hebat, Leclerc dipastikan baik-baik saja dan mampu keluar dari kokpit mobilnya tanpa cedera serius.
1. Analisis Terkait Senggolan Tikungan Pertama
Selama jeda bendera merah, tayangan ulang insiden tersebut menjadi bahan perbincangan hangat di antara para pandit F1 di televisi. Komentator Sky Sports F1, Martin Brundle, menilai Leclerc sebenarnya sudah berada pada posisi yang cukup aman di sisi dalam lintasan.
Menurut Brundle, ban mobil yang belum mencapai suhu ideal pada lap pembuka membuat Leclerc kesulitan mengendalikan arah kemudi secara optimal. Ia berpendapat insiden tersebut merupakan bagian murni dari risiko balapan dan tidak layak diganjar penalti.
“Jadi Leclerc sudah cukup jauh di depan pada sisi dalam tikungan itu. Saya rasa Leclerc tidak akan mendapat penalti, yang tentu kini sudah tidak berpengaruh lagi,” ungkap Brundle, dikutip dari Sky Sports F1, Sabtu (12/9/2026).
2. Perdebatan Mengenai Regulasi Balap
Pandangan berbeda langsung dilontarkan oleh mantan juara dunia F1, Nico Rosberg, yang menganalisis insiden berdasarkan buku peraturan balap resmi. Rosberg menegaskan Hamilton sudah berada di depan saat mendekati apex, sehingga Leclerc wajib memberikan ruang bagi mobil di sisi luar.
Perbedaan sudut pandang ini memicu perdebatan ringan yang cukup menarik di ruang siaran ketika Brundle dan Rosberg saling mempertahankan argumen masing-masing. Rosberg bahkan berseloroh mempertanyakan pemahaman rekan komentatornya terkait aturan tertulis di lintasan.
“Aturannya sangat jelas. Hal itu tertulis hitam di atas putih. Saya bahkan bisa memberitahu Anda di halaman berapa, yakni halaman 11,” tutup Rosberg menanggapi insiden tersebut.










