Cerita Lady Nayoan soal Perjuangan Ibunda Lawan Kanker Ginjal Selama 3 Tahun Sebelum Berpulang

Cerita Lady Nayoan soal Perjuangan Ibunda Lawan Kanker Ginjal Selama 3 Tahun Sebelum Berpulang

Gaya Hidup | okezone | Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:05
share

ISTRI artis Rendy Kjaernett, Lady Nayoan, tengah berduka karena sang ibunda, Rima Sania Pontoh, meninggal dunia pada Senin 24 Agustus 2026. Sebelum berpulang, ibunda Lady diketahui telah berjuang melawan kanker ginjal selama sekitar tiga tahun.

Lady mengungkapkan, sang ibunda pertama kali didiagnosis kanker ginjal pada 2023. Meski harus menjalani kemoterapi dan radioterapi selama bertahun-tahun, kondisi Rima Sania sempat terlihat sangat kuat.

1. Ibunda Lady Nayoan Meninggal Dunia

Bahkan, menurut Lady, orang-orang yang melihat ibunya sehari-hari mungkin tidak akan menyangka bahwa sang ibunda tengah berjuang melawan penyakit serius.

“Puji Tuhan selama 3 tahun chemo radiasi, mama tuh cukup kuat ya. Jadi kalau orang lihat gitu, ya kayak orang sehat,” ujar Lady Nayoan saat ditemui awak media usai pemakaman sang ibunda.

Ibunda Lady bahkan masih mampu menjalani aktivitas seperti biasa. Ia tetap bekerja, berjalan-jalan, hingga bepergian bersama anak-anak dan saudara-saudaranya.

2. Perjuangan Melawan Kanker

Menurut Lady, kondisi sang ibunda mulai mengalami perubahan sekitar Juni 2026. Kanker yang sebelumnya menyerang ginjal kemudian mengalami metastasis ke kandung kemih.

Sejak saat itu, kondisi ibunda Lady perlahan menurun. Ia kembali menjalani tindakan medis untuk menangani masalah pada kandung kemih, termasuk prosedur TURP.

Lady menjelaskan, prosedur tersebut dilakukan menggunakan kamera dan bertujuan mengangkat jaringan yang bermasalah. Namun, tindakan yang dilakukan pada Juni tersebut akhirnya gagal.

Kondisi itu membuat dokter kemudian memberikan dua pilihan kepada keluarga. Pertama, melakukan operasi pengangkatan organ yang terdampak.

 

Pilihan lainnya adalah menutup saluran tersebut sehingga urine nantinya keluar melalui bagian perut menggunakan kantong. Lady mengaku berat membayangkan sang ibu harus menjalani kondisi tersebut hingga akhir hayatnya.

“Opsinya hanya dua, diangkat atau ditutup lalu pipisnya lewat perut. Gitu saya aja bayanginnya kalau dia harus apa kencing dari perut pake kantong sampai mungkin sampe dijemput Tuhan,” kata Lady.

Meski begitu, ibunda Lady rupanya telah mengetahui kemungkinan tersebut sejak tahun sebelumnya. Namun, ia memilih untuk tetap menjalani hidup dengan keyakinannya.

Lady juga mengenang sosok ibunya sebagai perempuan yang sangat kuat secara fisik. Bahkan, selama bertahun-tahun mengalami masalah kesehatan, ibunda Lady disebut jarang mengeluh.

Lady mengatakan, meski batu ginjal yang dialami ibunya sudah 30 tahun lamanya, namun sang ibunda tak pernah mengeluh dan menunjukkan rasa sakitnya di depan keluarga hingga penyakit terungkap pada tahun 2023.

“Kalau di depan kita tuh Mama tuh ceria. Mamaku tuh bukan tipe ibu-ibu bawel gitu kayak saya. Mamaku tuh seasik itu, nggak pernah marah sama aku,” ungkapnya.

Meski tak luput dari rasa kesedihan yang mendalam, Lady merasa bersyukur karena masih diberikan kesempatan menikmati kebersamaan dengan ibunya selama tiga tahun setelah diagnosis kanker ginjal tersebut.

Topik Menarik