Arahan Danantara, 3.000 Vaksin Tetanus Dikirim untuk Korban Gempa NTT
JAKARTA - PT Bio Farma (Persero), selaku induk Bio Farma Group, bersama Kimia Farma Group dan Indofarma mengirimkan 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri (Vaksin Td) untuk penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma Group mengerahkan kapabilitas dan sumber daya kesehatan secara terpadu untuk mendukung penanganan dan pemulihan bencana sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Langkah ini selaras dengan tujuan Danantara untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Respons tanggap darurat dilakukan dengan menempatkan kebutuhan masyarakat terdampak sebagai prioritas. Dukungan yang diberikan mencakup vaksin, obat-obatan, vitamin, alat kesehatan, perlengkapan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), serta berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah terdampak dan lokasi pengungsian.
Penyaluran 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri (Vaksin Td) tersebut untuk mendukung perlindungan kesehatan relawan dan masyarakat terdampak, sesuai dengan kebutuhan serta ketentuan pelayanan kesehatan.
Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya, menyampaikan bahwa respons Bio Farma Group terhadap gempa bumi di NTT tidak semata-mata berupa penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk memastikan kapabilitas kesehatan yang dimiliki Bio Farma Group memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat menjadi fokus respons kami. Bio Farma Group bergerak sebagai satu kesatuan dengan mengintegrasikan kapabilitas Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma serta berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Kami memastikan sumber daya kesehatan yang kami miliki dimanfaatkan secara tepat, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak,” ujar Shadiq dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Menurut Shadiq, kekuatan Bio Farma Group terletak pada kapabilitas antarentitas yang saling melengkapi, mulai dari produk biologi dan vaksin, produk farmasi dan layanan kesehatan, hingga distribusi dan berbagai sumber daya pendukung kesehatan.
“Dalam konteks kebencanaan, kapabilitas tersebut kami gerakkan secara terkoordinasi. Bukan sebagai respons yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan sebagai satu kekuatan Bio Farma Group untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung penanganan dan pemulihan yang lebih terpadu,” tambahnya.
Sinergi ini menunjukkan bagaimana kapabilitas perusahaan dapat diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi Bio Farma Group, kinerja perusahaan tidak hanya tercermin dari capaian bisnis dan operasional, tetapi juga dari kemampuannya mengoptimalkan kompetensi inti dan sumber daya yang dimiliki untuk menghadirkan nilai sosial, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
Sekadar Informasi, Bio Farma Group juga menyalurkan hygiene kit, selimut, makanan dan minuman, susu, serta kebutuhan bayi dan balita, termasuk popok bayi. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar relawan serta masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara bertahap sejak 17 Agustus 2026 dan hingga saat ini masih terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.










