Fahira Idris Tekankan Komitmen Jaga Jakarta dan Ruang Demokrasi
JAKARTA - Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta yang juga Ketua Umum Bang Japar, Fahira Idris, menegaskan komitmennya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta. Apalagi, itu menjadi bagian penting dari identitas, sejarah dan garis perjuangan organisasi yang dinaunginya.
Fahira menyatakan, Bang Japar akan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta untuk mengikuti Apel Siaga Jaga Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Ini merupakan kelanjutan dari kiprah panjang organisasi dalam menjaga masyarakat, lingkungan, fasilitas publik, persatuan, serta kedamaian kota, khususnya Jakarta.
“Apel Siaga Jaga Jakarta bukan gerakan untuk membangun ketegangan dan bukan mobilisasi untuk melawan siapa pun. Ini adalah ikhtiar bersama untuk mengingatkan bahwa Jakarta merupakan rumah kita semua. Rumah ini harus dijaga dengan gotong royong, dialog, ketertiban, dan semangat persaudaraan,” kata Fahira lewat siaran persnya, Sabtu (22/8/2026).
Fahira menekankan, dengan menjaga Jakarta sama dengan membantu warga memperoleh keadilan, membuka akses terhadap layanan kesehatan. Bahkan, memperkuat ekonomi keluarga, menjaga lingkungan, melestarikan budaya, dan merawat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Sebab, menjaga Jakarta bukan hanya dimaknai mengamankan wilayah. Komitmen ini juga menjadi salah satu wujud nyata perjuangan Bang Japar "Berbuat dan Bermanfaat".
“Bang Japar meneguhkan komitmen Jaga Jakarta. Bagi kami, menjaga Jakarta berarti menjaga masyarakatnya, persatuannya, lingkungannya, fasilitas publiknya, serta memastikan warga merasa aman, terbantu, dan tidak sendirian ketika menghadapi persoalan. Jakarta adalah rumah kita bersama, sehingga harus kita rawat dengan kepedulian, persaudaraan, dan cara-cara yang damai,” imbuhnya.
Fahira mengajak masyarakat tak mudah terprovokasi informasi yang tidak jelas sumbernya, potongan video tanpa konteks, maupun ajakan di media sosial yang dapat memicu kemarahan, kebencian, perusakan, dan konflik antarmasyarakat.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tidak boleh kehilangan persaudaraan. Mari menjaga ruang demokrasi tetap sehat, damai, tertib, dan beradab,” ujarnya.
PSSI Belum Tentukan Jadwal Latihan Resmi Timnas Indonesia di Stadion Pakansari Jelang Piala AFF 2026
Fahira menambahkan, komitmen tersebut menjadi pengabdian jangka panjang Bang Japar untuk memastikan kehadiran organisasi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia pun memastikan, perjuangan dalam menjaga Jakarta tidak akan berhenti pada apel tersebut.
“Bang Japar akan terus menjaga Jakarta dengan berbuat dan bermanfaat. Kita jaga kotanya, kita bantu warganya, kita rawat persaudaraannya, dan kita kuatkan masyarakatnya. Bang Japar tidak boleh hanya besar dalam nama, tetapi harus semakin besar dalam manfaat,” katanya.










