Ini Tantangan RI Swasembada Bawang Putih

Ini Tantangan RI Swasembada Bawang Putih

Ekonomi | okezone | Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:34
share

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap tantangan Indonesia untuk mencapai swasembada bawang putih dalam tiga tahun. Salah satunya yakni karakteristik bibit bawang putih yang harus melalui masa dorman selama delapan bulan sebelum dapat ditanam.

"Bawang putih itu tantangannya harus dorman 8 bulan, tidak seperti padi jagung. Gini, bibitnya ini harus disimpan 8 bulan baru nanti bisa ditanam, tapi kalau padi panen langsung tanam. Nah itu perbedaannya sehingga butuh kesabaran," dalam konferensi pers pada Jumat (14/8/2026) malam.

Menurut Amran, masa dorman tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat pengembangan bawang putih membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan sejumlah komoditas pangan lainnya.

Selain persoalan bibit, Amran mengatakan faktor ketinggian wilayah juga menjadi perhatian pemerintah dalam mengembangkan produksi bawang putih. Pemerintah memilih sejumlah daerah dengan kondisi geografis yang dinilai sesuai untuk dijadikan sentra produksi.

"Dan yang kedua adalah daerah ketinggian makanya kami pilih Sembalun tanggal 19 kita tanam bersama Kapolri, seluruh Indonesia teman-teman," ucapnya.

 



Amran menyebut Kabupaten Humbang Hasundutan di Sumatera serta sejumlah wilayah di Jawa Tengah juga akan dikembangkan sebagai sentra bawang putih.

"Kemudian pilih apa namanya yang Sumatera Kabupaten Humbang Hasundutan ini dengan Jawa Tengah ini jadikan sentra karena ketinggian dari permukaan laut itu adalah 1.000 sampai 1.200 itu paling bagus," lanjut Amran.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada bawang putih dalam tiga tahun. Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian pangan nasional.

Topik Menarik