Belanja APBN 2027 Tembus Rp4.097 Triliun, Purbaya Yakin Defisit Tak Jebol

Belanja APBN 2027 Tembus Rp4.097 Triliun, Purbaya Yakin Defisit Tak Jebol

Ekonomi | okezone | Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:02
share

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pagu belanja negara yang menembus Rp4.000 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 akan sepenuhnya ditopang oleh laju penerimaan negara yang kuat. 

Meski tembus Rp4.000 triliun, pemerintah optimistis dapat menekan defisit fiskal pada level aman di angka 2,4 persen, sekaligus menjaga kepatuhan batas defisit di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Purbaya menjelaskan soal optimalisasi penerimaan pajak menjadi jangkar utama dalam menahan pelebaran defisit di tengah agresifnya pos belanja tahun depan. Kinerja pengumpulan pajak yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun berjalan diyakini mampu mendorong rasio perpajakan atau tax ratio melampaui asumsi dasar yang direncanakan.

"Realisasi pajak kelihatannya sih akan membaik, bisa lebih bagus daripada yang direncanakan itu, di mana tax ratio-nya mungkin akan naik, bukan 9,27 persen, mungkin lebih, dan nanti kalau rokok yang ilegal masuk ke legal, ada tambahan lagi sedikit serta kalau pertumbuhan ekonomi lebih cepat kita akan dapat pajak lebih banyak lagi," ujar Purbaya di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Untuk mengantisipasi dinamika ketidakpastian global yang dapat memengaruhi postur anggaran, Kemenkeu berkomitmen melakukan pengawasan ketat terhadap realisasi kas negara secara berkala. Jika situasi mendesak, kata Purbaya, pemerintah siap mengambil langkah-langkah penyesuaian agar APBN tetap tangguh dalam menopang perekonomian nasional.

"Tapi kalau ada apa-apa, kita selalu monitor kondisi APBN kita dari bulan ke bulan, kalau kita perlu efisiensi, kita efisiensi, kalau keadaan memaksa, tapi rasanya enggak, kita akan menjaga terus defisit di bawah 3 sesuai dengan perintah Bapak Presiden," kata Purbaya.

 

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengungkapkan belanja negara dalam RAPBN 2027 tembus Rp4.097,2 triliun. Target belanja naik 7 secara tahunan dari APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun. 

Sementara itu, pemerintah menargetkan pendapatan negara pada 2027 mencapai Rp3.426 triliun, naik 8,6 dari 2026 sebesar Rp3.153,6 triliun. 

Dengan target demikian, defisit APBN 2027 diestimasikan Rp671,1 triliun atau 2,4 terhadap PDB, turun 2,6 secara tahunan dari desain APBN 2026 sebesar Rp689,1 triliun.
 

Topik Menarik