Bukan Cuma IPK Tinggi, 4 Soft Skill Ini Bikin Kamu Dilirik Perusahaan

Bukan Cuma IPK Tinggi, 4 Soft Skill Ini Bikin Kamu Dilirik Perusahaan

Ekonomi | okezone | Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:16
share

JAKARTA - Bukan hanya IPK tinggi dan deretan sertifikasi yang menentukan seseorang lolos seleksi kerja. Kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, beradaptasi, hingga menunjukkan kontribusi nyata kini menjadi sejumlah faktor yang semakin diperhatikan perusahaan dalam merekrut tenaga kerja.

Menurut Senior General Manager Human Capital Telkom Indonesia Sendy Kamesvara, perusahaan kini tidak lagi menjadikan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi sebagai jaminan utama dalam proses rekrutmen. Menurutnya, kemampuan soft skill dan daya adaptasi menjadi faktor penting yang menentukan apakah seorang pelamar dapat lolos seleksi.

Perubahan tren perekrutan tersebut terjadi seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat. Persaingan untuk masuk ke perusahaan besar, termasuk BUMN, juga semakin ketat karena jumlah pelamar jauh lebih besar dibandingkan dengan kuota yang tersedia.

"Dulu orang yang IPK-nya tinggi dari perguruan tinggi yang kita kenal itu langsung diterima. Tapi sekarang, orang yang IPK-nya tinggi kalau dia kemudian tidak bisa berpikir kritis dan tidak bisa beradaptasi dengan lingkungannya, tidak akan diterima," ujar Sendy Kamesvara, Sabtu (15/8/2026).

Kemampuan Karakter Mengalahkan Keterampilan Teknis

Sendy menjelaskan kemampuan teknis atau hard skill tetap penting dalam dunia kerja. Namun, keterampilan tersebut memiliki masa berlaku karena perkembangan teknologi dapat mengubah kebutuhan kompetensi dalam waktu relatif singkat.

Kehadiran kecerdasan buatan (AI) dan teknologi robotik, misalnya, membuat sejumlah keterampilan teknis dapat berubah dalam kurun waktu lima tahun. Karena itu, kemampuan untuk mengikuti perubahan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun karier.

Sebaliknya, karakter dan soft skill menjadi pembeda yang menentukan keberhasilan seseorang di dalam organisasi. Menurut Sendy, kejujuran, kedisiplinan, kemampuan bergaul, kepemimpinan, hingga kerja keras merupakan sejumlah faktor yang mendukung keberhasilan seseorang dalam bekerja.

"Hard skill atau skill teknis itu 5 tahun dia berubah. Yang penting sebenarnya bagaimana adik-adik semua bisa menyesuaikan dengan semua perubahannya. Itu jauh lebih penting," tutur Sendy.

Empat Kunci Utama untuk Bertahan dan Dilirik Perusahaan

Untuk menghadapi persaingan dunia kerja dan disrupsi teknologi, Sendy menyarankan para pencari kerja dan mahasiswa mengasah empat kemampuan utama atau 4C. Kemampuan tersebut meliputi Critical Thinking (berpikir kritis), Communication (komunikasi), Creativity (kreativitas), dan Adaptivity (kemampuan beradaptasi).

Selain mengasah kemampuan tersebut, pelamar kerja juga perlu membangun portofolio yang kuat. Saat mengikuti wawancara, kandidat harus mampu menjelaskan pengalaman kerja maupun proyek secara terstruktur, mulai dari situasi yang dihadapi, tugas yang diberikan, tindakan yang dilakukan (action), hingga hasil nyata (result) yang dicapai.

"Kalau teman-teman punya 4C ini, tidak usah khawatir. Teman-teman bisa survive dan pasti dipakai ke mana saja. Nanti tetap jadi orang yang mulai dipilih oleh perusahaan," kata Sendy.

Topik Menarik