Momen Jokowi Duduk Bareng Boediono, Mar'uf Amin dan JK di Pidato Kenegaraan Prabowo
JAKARTA - Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) duduk bareng Boediono, Mar'uf Amin dan Jusuf Kalla (JK) saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Boediono adalah Wakil Presiden ke-11. Jusuf Kalla adalah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12. Kemudian Mar'uf Amin merupakan Wakil Presiden yang ke-13. Dalam pantauan Okezone, Jokowi tampak berbincang dengan Boediono.
Jokowi tampil mengenakan setelan jas hitam saat tiba di Kompleks Parlemen. Berbeda dari sejumlah kehadiran sebelumnya, Jokowi kali ini tampak tidak didampingi sang istri, Iriana Joko Widodo.
Kehadiran Jokowi dalam agenda kenegaraan tersebut merupakan bagian dari kehadirannya sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2014-2024.
Sekadar informasi, Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026 dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 10.48 WIB.
Acara akan dimulai dengan pidato pengantar oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI. Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Najamudin akan menyampaikan pidato pengantar Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.
Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato dalam rangka penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Sebelum pidato Presiden, akan ditayangkan video capaian Pemerintah Republik Indonesia.
Kemudian, Rapat Paripurna DPR RI terkait Rancangan APBN 2027 dijadwalkan dimulai pukul 13.30 WIB. Ketua DPR RI Puan Maharani akan menyampaikan pidato dalam rangka pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo.
Selanjutnya, Presiden Prabowo akan menyampaikan RUU tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya kepada Ketua DPR RI.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian permintaan pertimbangan DPD RI atas RUU tentang APBN beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya.








