Penyebab Timnas Voli Putri Indonesia Kewalahan Lawan Thailand di SEA Womens V Cup 2026

Penyebab Timnas Voli Putri Indonesia Kewalahan Lawan Thailand di SEA Womens V Cup 2026

Olahraga | okezone | Jum'at, 31 Juli 2026 - 22:59
share

HANOI Timnas Voli Putri Indonesia harus puas mengawali kiprahnya di ajang SEA Womens V Cup 2026 dengan hasil minor. Pasalnya skuad Garuda Pertiwi menelan kekalahan dari sang rival bebuyutan, Thailand.

1. Aksi Kejar-Kejaran Poin

Timnas Voli Putri Indonesia harus mengawali perjuangannya di SEA Womens V Cup 2026 dengan hasil kurang memuaskan setelah kalah dari Thailand. Bertanding di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, Vietnam pada Jumat (31/7/2026), Garuda Pertiwi menyerah dengan skor 1-3.

Timnas Voli Putri Indonesia kalah melalui empat set dengan skor 21-25, 34-32, 21-25, dan 19-25. Timnas Voli Putri Indonesia sempat menyamakan kedudukan usai memenangi set kedua, tetapi gagal mempertahankan momentum pada dua set berikutnya.

Pelatih menurunkan komposisi terbaik sejak awal pertandingan untuk menghadapi kekuatan Thailand. Namira Marandanti, Chelsa Berliana, Medi Yoku, Ersandrina Devega, Tisya Amallya, dan Azzahra Dwi dipercaya tampil sebagai starter.

Thailand yang diperkuat Ajcharaporn Kongyot langsung tampil agresif sejak set pertama. Permainan cepat, pertahanan rapat, serta serangan yang efektif membuat Thailand mengamankan set pembuka dengan skor 25-21.

Timnas Voli Putri Indonesia bangkit pada set kedua dan memberikan perlawanan sengit kepada lawannya. Kedua tim saling kejar poin hingga melewati angka 25 sebelum Indonesia akhirnya menang dramatis 34-32 untuk menyamakan skor menjadi 1-1.

Memasuki set ketiga, Thailand kembali mengambil alih kendali pertandingan. Ajcharaporn Kongyot dan kolega mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan Indonesia untuk menutup set dengan kemenangan 25-21.

Timnas Voli Putri Indonesia. (Foto: SAVA/Instagram indonesian_volleyball)

Timnas Voli Putri IndonesiaIndonesia berusaha memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan saat memasuki set keempat. Namun, Thailand mampu menjaga ritme permainan hingga mengunci kemenangan 25-19 sekaligus memastikan laga berakhir dengan skor 3-1.

2. Tanggapan Manajer Tim

Manajer timnas voli putri Indonesia, Luciana Taroreh, mengakui Thailand tampil lebih konsisten sepanjang pertandingan. Menurutnya, lawan mampu bermain disiplin dan meminimalkan kesalahan sejak awal hingga akhir laga.

 

"Thailand menunjukkan kualitasnya dengan permainan yang solid, disiplin, dan minim kesalahan," kata Luciana dikutip dari rilis resmi PBVSI, Jumat (31/7/2026).

Luciana menilai Indonesia sebenarnya mampu memberikan tekanan kepada Thailand melalui servis dan variasi serangan pada beberapa fase pertandingan. Namun, sejumlah kesalahan sendiri pada momen-momen penting membuat tim gagal menjaga momentum yang sudah dibangun.

"Beberapa kesalahan sendiri pada poin-poin krusial membuat momentum yang sudah dibangun tidak dapat dipertahankan dengan baik," ujar Luciana.

Timnas Voli Putri Indonesia. (Foto: SAVA/Instagram indonesian_volleyball)

Meski gagal meraih kemenangan, Luciana tetap mengapresiasi semangat juang para pemain yang terus bertarung hingga laga berakhir. Dia menilai pengalaman menghadapi Thailand menjadi bekal berharga dalam proses pembentukan tim menuju pertandingan selanjutnya.

"Pengalaman menghadapi Thailand menjadi bekal penting untuk proses pembentukan tim dan peningkatan performa ke depan," tutur Luciana.

Saat ini, tim pelatih langsung mengalihkan fokus untuk melakukan evaluasi sebelum menghadapi tuan rumah Vietnam. Pertandingan itu akan berlangsung di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, Vietnam pada Sabtu (1/8/2026) besok.

"Fokus tim saat ini adalah memperbaiki aspek-aspek yang masih menjadi kelemahan serta menjaga kondisi fisik dan mental pemain agar mampu memberikan hasil yang lebih baik," tandasnya.

Topik Menarik