Manchester City Andalkan Dukungan Suporter Asia, Tur Pramusim Jadi Fondasi Tatap Musim Baru
Manchester City memanfaatkan tur pramusim di Asia bukan hanya sebagai ajang pemanasan jelang musim 2026/2027, tetapi juga untuk mempererat hubungan dengan para suporter di kawasan tersebut. Pelatih anyar Enzo Maresca menilai rangkaian laga di Hong Kong dan Korea Selatan menjadi momen penting bagi tim untuk membangun fondasi sebelum kompetisi resmi dimulai.
The Citizens memulai tur Asia dengan menghadapi juara Liga Italia, Inter Milan, di Hong Kong, Sabtu (1/8/2026). Setelah itu, City akan melanjutkan perjalanan ke Seoul untuk menghadapi K League All-Stars pada 5 Agustus dan Atletico Madrid empat hari kemudian.
Maresca menyebut tur pramusim memiliki peran besar dalam membangun identitas permainan tim sekaligus memberi kesempatan kepada para pendukung di Asia untuk menyaksikan langsung klub kesayangan mereka. Menurut pelatih asal Italia itu, kehadiran City di kawasan Asia menjadi bagian penting dari persiapan menuju musim yang panjang.
"Kami senang berada di sini untuk berlatih dan memainkan pertandingan. Ini menjadi kesempatan untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik," ujar Maresca.
Baca Juga: Manchester City Kontra Inter Milan di Hong Kong, Duel Juara Eropa di Ajang Tur Asia 2026Dalam tur kali ini, City membawa skuad berisi banyak pemain muda. Sejumlah pemain senior masih mendapat waktu istirahat usai tampil di Piala Dunia 2026. Meski demikian, Maresca memastikan Ruben Dias, Matheus Nunes, dan Omar Marmoush akan segera bergabung dengan tim di Hong Kong.
"Saat ini kami membawa banyak pemain muda. Besok tiga pemain senior akan datang dan perlahan-lahan pemain lainnya juga akan menyusul. Saya senang bekerja dengan para pemain yang ada sekarang," kata Maresca.
Namun, ketiga pemain tersebut dipastikan belum bisa tampil saat menghadapi Inter Milan karena baru tiba dan belum mengikuti sesi latihan bersama tim.
Pelatih berusia 46 tahun itu menjelaskan keputusan memberi waktu libur kepada pemain yang tampil di Piala Dunia merupakan langkah penting untuk menjaga kondisi fisik mereka. City mengirimkan 16 pemain ke turnamen tersebut sehingga beban pertandingan yang mereka jalani cukup tinggi.
Baca Juga: Debut Enzo Maresca di Manchester City, Uji Taktik Baru Lawan Inter Milan"Kami tentu ingin mereka ada di sini, tetapi mereka membutuhkan waktu istirahat setelah Piala Dunia. Ruben, Matheus, dan Omar baru tiba besok, sehingga tidak mungkin dimainkan melawan Inter. Pemain lainnya juga akan kembali secara bertahap setelah masa libur," ujarnya.
Maresca juga mengingatkan padatnya kalender pertandingan membuat risiko cedera semakin besar. Karena itu, ia ingin seluruh pemain memasuki musim baru dalam kondisi bugar agar mampu bersaing di semua kompetisi.
"Semakin banyak pertandingan yang dimainkan, semakin besar pula risiko cedera. Sulit membayangkan seorang pemain bisa menjalani 60 atau 70 pertandingan tanpa mengalami cedera. Kami harus beradaptasi dan berusaha meminimalkan risiko tersebut," tutur mantan pelatih Leicester City itu.
Tur Asia menjadi awal era baru Manchester City di bawah arahan Maresca sekaligus kesempatan memperkenalkan wajah baru tim kepada jutaan pendukung mereka di kawasan Asia. Selain mengasah taktik, rangkaian laga ini diharapkan menjadi bekal penting bagi The Citizens sebelum mengarungi musim 2026/2027.








