Cara Marshanda Tetap Berkarya meski Mengidap Bipolar
JAKARTA – Aktris Marshanda membagikan pengalamannya menjalani kehidupan dan karier di tengah diagnosis bipolar yang telah ia terima sejak lama. Meski hidup dengan gangguan kesehatan mental, perempuan yang akrab disapa Caca itu menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk bersikap buruk atau mengabaikan tanggung jawab profesional.
Dalam podcast Daging Talk bersama Atta Halilintar, Marshanda menjelaskan bahwa sejak mengetahui diagnosisnya, ia berkomitmen untuk tidak menggunakan kondisi mentalnya sebagai pembenaran atas tindakan yang merugikan orang lain.
“Aku berjanji sama diri aku sendiri sejak saat itu aku nggak mau jadi orang yang menggunakan kondisi mental health-ku ini sebagai alasan untuk apa pun itu,” kata Marshanda.
Profesional dan Jaga Kualitas Kerja
Dalam dunia kerja, Caca juga berusaha tetap profesional dan tidak menjadikan bipolar sebagai alasan untuk menurunkan kualitas kinerjanya. Menurutnya, salah satu kunci untuk tetap produktif adalah memahami kondisi yang dimiliki secara menyeluruh.
Ia mengaku mempelajari berbagai aspek terkait bipolar, mulai dari karakteristik, tantangan, hingga potensi yang dapat dikembangkan. Dengan pemahaman tersebut, ia dapat mengenali cara terbaik untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
“Aku pelajarin dulu sih, jadi bipolar itu apa? Bipolar disorder itu apa? Ciri-cirinya, karakteristiknya, kekuatannya dan kelemahannya,” ujarnya.
Marshanda menilai, selain memiliki tantangan tersendiri, bipolar juga dapat menghadirkan kelebihan tertentu. Salah satunya adalah kemampuan berpikir kreatif dan melihat perspektif yang berbeda dari kebanyakan orang.
“Biasanya orang-orang yang bipolar itu kreatif. Mereka itu melihat visi yang orang kebanyakan nggak lihat. Makanya sering dianggap gila,” lanjutnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa pengidap bipolar umumnya memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap berbagai situasi. Karena itu, penting bagi mereka untuk mengenali pemicu stres, menjaga keseimbangan energi, dan mengelola emosi dengan baik agar kondisi tetap stabil.
Bagi Marshanda, menerima diagnosis bipolar bukan berarti menyerah pada keadaan. Sebaliknya, ia memilih memahami kondisinya dan mencari cara untuk tetap berkembang serta berkarya.
Melalui pengalamannya, Caca ingin menunjukkan bahwa seseorang tetap bisa hidup produktif dan berprestasi tanpa menjadikan masalah kesehatan mental sebagai alasan untuk merugikan orang lain.










