Perdagangan Berjangka Dinilai Bisa Jadi Alternatif di Tengah Gejolak Ekonomi
JAKARTA - Di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global, pemahaman masyarakat terhadap berbagai instrumen investasi menjadi semakin krusial.
Selain saham dan aset kripto yang sudah lebih dulu populer, perdagangan berjangka (futures trading) perlahan mulai dilirik sebagai alternatif, terutama untuk melindungi nilai aset.
Perdagangan berjangka (futures trading) dinilai mulai dilirik sebagai instrumen investasi alternatif, terutama untuk melindungi nilai aset, di tengah gejolak ekonomi global. Namun, perlu edukasi langsung ke masyarakat untuk meningkatkan literasi dan mitigas risiko di industri ini.
Direktur Utama Dupoin Futures Gunawan mengatakan pemahaman masyarakat terhadap berbagai instrumen investasi menjadi semakin penting seiring dinamika ekonomi global.
"Selama ini masyarakat lebih banyak mengenal saham dan kripto, sementara perdagangan berjangka belum begitu populer," kata Gunawan dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Menurut dia, perdagangan berjangka dapat menjadi salah satu alternatif instrumen investasi dan lindung nilai atau hedging untuk menjaga nilai aset saat kondisi ekonomi global bergejolak.
Dupoin Futures menjadi perusahaan pialang berjangka pertama yang mengikuti Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 di Jakarta International Expo pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Gunawan mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam PRJ bukan sekadar promosi, tetapi juga untuk memperluas edukasi mengenai perdagangan berjangka kepada masyarakat yang selama ini lebih akrab dengan saham dan aset kripto.
"Kami tidak hanya ingin bertemu dengan mereka yang sudah mengenal industri ini. Justru target kami adalah masyarakat awam yang belum memahami apa itu perdagangan berjangka," ujarnya.
Menurut dia, pengunjung PRJ yang berasal dari berbagai kalangan menjadi sarana tepat untuk memperluas literasi keuangan masyarakat.
Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas edukasi dan konsultasi mengenai perdagangan berjangka dengan pendekatan yang lebih sederhana dan mudah dipahami.
Gunawan menjelaskan perdagangan berjangka memiliki karakteristik berbeda dibanding instrumen investasi lainnya karena sejumlah produk yang diperdagangkan dapat berfungsi sebagai aset lindung nilai.
"Produk-produk di perdagangan berjangka seperti emas justru sering menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai asetnya," ungkapnya.
Gunawan menjelaskan, di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini, masyarakat justru perlu memahami berbagai instrumen investasi dan perdagangan yang tersedia.
"Ketika ekonomi dunia sedang melambat atau menghadapi tekanan, tidak semua instrumen mengalami penurunan. Produk-produk di perdagangan berjangka seperti emas justru sering menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai asetnya," katanya.










