Davide Tardozzi Blak-blakan Sebut Awal Musim MotoGP 2026 sebagai Mimpi Buruk bagi Ducati
BOLOGNA – Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, membuat pengakuan jujur mengenai performa timnya di awal musim MotoGP 2026. Pria asal Italia tersebut secara terang-terangan melabeli seri-seri pembuka musim ini sebagai sebuah mimpi buruk yang sama sekali tidak ia duga sebelumnya.
Padahal, Tardozzi sempat sangat percaya diri bahwa Ducati akan menjalani tahun yang menyenangkan setelah melihat hasil tes pramusim di Sepang, Malaysia, di mana lima motor Desmosedici sukses mendominasi posisi enam besar. Hasil positif itu juga termasuk penampilan sang juara bertahan, Marc Marquez, yang kala itu baru kembali berkendara setelah pulih dari cedera bahu di Mandalika musim lalu.
1. Lonjakan Performa Aprilia
Namun, peta persaingan berubah drastis setelah tes pramusim terakhir di Buriram. Aprilia secara mengejutkan melakukan lompatan performa yang sangat besar. Ditambah lagi, proses pemulihan cedera Marc Marquez sempat terhambat akibat masalah saraf radial yang tertekan di lengan kanannya yang terlambat terdiagnosis.
Dampaknya langsung terasa begitu balapan dimulai. Aprilia tampil sangat dominan dengan menyapu bersih kemenangan di tiga seri Grand Prix pertama lewat aksi Marco Bezzecchi, plus satu kemenangan Sprint melalui Jorge Martin. Sebaliknya, Ducati sempat terseok-seok dan hanya mampu mengamankan satu kemenangan Sprint saat memasuki benua Eropa.
"Sejujurnya, ya (soal kagetnya Ducati dengan kebangkitan Aprilia). Karena setelah Sepang, saya sangat yakin ini akan menjadi tahun yang menyenangkan bagi kami. Bukan mimpi buruk seperti yang terjadi di beberapa balapan pertama,” jelas Tardozzi, mengutip dari Crash, Minggu (14/6/2026).
"Namun, kita harus bertepuk tangan karena mereka (Aprilia) melakukan langkah besar antara Sepang dan Thailand, angkat topi untuk mereka. Tapi kemudian kami mulai bekerja, Gigi (Dall'Igna) melakukan tugasnya dengan baik bersama para insinyur kami, dan saya pikir kami telah berhasil memangkas sedikit jarak," tambahnya.
2. Kembalinya Marc Marquez
Hasil AVC Mens Volleyball Champions League 2026: Jakarta Garuda Jaya Terhenti di Perempatfinal!
Upaya keras para insinyur Ducati perlahan mulai membuahkan hasil. Alex Marquez berhasil mempersembahkan kemenangan Grand Prix pertama bagi Ducati musim ini di Sirkuit Jerez, Spanyol yang kemudian disusul oleh kemenangan Fabio di Giannantonio di Catalunya. Pada seri Catalunya tersebut, Francesco Bagnaia juga akhirnya sukses menyumbang podium hari Minggu pertama untuk tim pabrikan.
Di sisi lain, Marc Marquez terpaksa melewatkan balapan di Catalunya demi menjalani operasi untuk menyembuhkan masalah sarafnya. Pembalap bergelar sembilan kali juara dunia tersebut kemudian melakukan comeback dengan finis ketujuh di Mugello, sebelum akhirnya tampil sangat dominan di Balaton Park dengan merebut pole position serta menyapu bersih kemenangan di sesi Sprint dan balapan utama.
Meskipun Marc Marquez sudah kembali menunjukkan taringnya lewat kemenangan ganda di Balaton Park, Davide Tardozzi menekankan pembalap asal Spanyol tersebut sebenarnya masih belum berada dalam kondisi kebugaran yang sepenuhnya seratus persen.










