Piala Dunia 2026 Jadi Penentu Nasib Brahim Diaz, Juventus dan Inter Milan Siaga Menunggu

Piala Dunia 2026 Jadi Penentu Nasib Brahim Diaz, Juventus dan Inter Milan Siaga Menunggu

Olahraga | inews | Minggu, 14 Juni 2026 - 15:00
share

MADRID, iNews.id - Brahim Diaz menghadapi momen penting dalam kariernya saat tampil bersama Maroko di Piala Dunia 2026. Performa sang gelandang serang Real Madrid disebut bisa menjadi faktor utama yang menentukan masa depannya di Santiago Bernabeu di tengah ketertarikan Juventus dan Inter Milan.

Brahim datang ke Amerika Utara dengan status salah satu pemain paling bersinar dari Afrika. Dia baru saja meraih penghargaan pemain terbaik turnamen pada Piala Afrika, sebuah pencapaian yang membuat namanya kembali menjadi sorotan klub-klub elite Eropa.

Perjalanan Maroko di Piala Dunia langsung menghadirkan tantangan besar. Brahim akan menghadapi Brasil yang kini ditangani Carlo Ancelotti pada laga pembuka. Pertandingan tersebut juga menjadi reuni emosional dengan pelatih yang pernah membimbingnya di Real Madrid.

Meski terus dikaitkan dengan sejumlah klub besar, keinginan Brahim sebenarnya cukup jelas. Dia ingin bertahan di Real Madrid meski persaingan di lini serang diperkirakan semakin ketat pada era pelatih baru, José Mourinho.

Manajemen Real Madrid disebut belum akan mengambil keputusan terkait komposisi lini serang sebelum proses peminjaman Franco Mastantuono rampung. Situasi itu membuat penampilan Brahim di Piala Dunia memiliki nilai yang sangat penting dalam menentukan posisinya di skuad utama musim depan.

Juventus dan Inter Milan Terus Memantau

Ketertarikan terhadap Brahim tidak hanya datang dari satu klub. Laporan Repubblica yang dikutip CalcioMercato menyebut Inter Milan membahas lima pemain Real Madrid dalam pertemuan antara Presiden Inter, Beppe Marotta, dan Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Selain Nico Paz, nama lain yang masuk pembahasan adalah Franco Mastantuono, Endrick, Arda Guler, Rodrygo, dan Brahim Diaz. Namun dari seluruh nama tersebut, Brahim disebut sebagai target yang paling sulit direkrut.

Alasannya cukup jelas. Real Madrid dikabarkan sedang membahas perpanjangan kontrak Brahim hingga 2030. Langkah itu menunjukkan klub masih melihat dia sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang.

Di sisi lain, Juventus juga tidak tinggal diam. Klub asal Turin tersebut telah menunjukkan minat serius untuk mendatangkan Brahim. Pelatih Luciano Spalletti disebut sangat mengagumi kualitas pemain berusia 25 tahun itu dan menjadikannya target utama untuk memperkuat sektor gelandang serang pada bursa transfer musim panas.

Kontak awal bahkan dilaporkan sudah terjadi sebelum kepergian Damien Comolli. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil karena Brahim tidak menunjukkan ketertarikan untuk meninggalkan Real Madrid.

Saat ini, peluang transfer masih bergantung pada perubahan sikap Real Madrid. Jika Los Blancos memutuskan membuka pintu keluar, Juventus dan Inter Milan siap bergerak. Sampai saat itu terjadi, panggung terbesar bagi Brahim tetap berada di Piala Dunia 2026, tempat dia berkesempatan membuktikan diri dan memperkuat posisinya di Santiago Bernabeu.

Topik Menarik