Kemenkeu Tegaskan Video Satu Keluarga Kaya Mendadak dari Dana Hibah Purbaya Adalah Hoaks
JAKARTA - Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menegaskan hoaks pada video tiruan berbasis kecerdasan buatan (deepfake) yang mencatut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Video menyesatkan tersebut menjelaskan adanya satu keluarga yang mendadak kaya setelah mengklaim dana hibah dari Menkeu.
Kemenkeu menegaskan bahwa konten visual tersebut sengaja dimanipulasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menyalahgunakan identitas serta suara Menteri Keuangan untuk melancarkan modus penipuan berkedok bantuan sosial.
"Video yang beredar mengenai satu keluarga yang menangis terharu karena menjadi kaya mendadak setelah mendapatkan bantuan dana hibah dan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya yang menyebutkan nomor kontak asli, merupakan video hoaks deep fake," tulis PPID Kemenkeu dalam keterangan resminya, Senin (8/6/2026).
Mengingat kecanggihan teknologi deepfake yang mampu merekayasa gerak bibir dan artikulasi suara tokoh publik secara presisi, pemerintah mengimbau masyarakat luas untuk lebih jeli dalam menyaring informasi seputar program bantuan pemerintah.
Kemenkeu meminta publik untuk tidak mudah mempercayai nomor kontak pribadi yang disisipkan di dalam video-video promosi semacam itu.
"Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya," tambah PPID Kemenkeu.
Berdasarkan hasil investigasi dan pelacakan digital terhadap materi hoaks yang beredar di lapangan, berikut adalah beberapa poin latar belakang serta indikasi fisik yang memperkuat bahwa konten tersebut seratus persen palsu.
Konten manipulatif ini ditemukan menyebar di platform TikTok berupa tangkapan layar (screenshot) yang disertai teks (caption): “momen viral, satu keluarga ini menangis terharu karena menerima bantuan dana hibah dari pak purbaya yudhi sadewa segera daftarkan diri anda dikarenakan kuota terbatas”.










