Soal Mitos Bayi Bau Tangan, Alyssa Daguise: Padahal Enggak Ada Bukti Ilmiah

Soal Mitos Bayi Bau Tangan, Alyssa Daguise: Padahal Enggak Ada Bukti Ilmiah

Terkini | okezone | Selasa, 2 Juni 2026 - 18:10
share

JAKARTA - Alyssa Daguise menanggapi mitos yang masih sering beredar di masyarakat terkait bayi yang terlalu sering digendong akan menjadi "bau tangan". Melalui fitus saluran di Instagram, istri Al Ghazali itu menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak memiliki dasar ilmiah.

Alyssa mengaku heran karena hingga saat ini masih banyak orang yang mempercayai mitos tersebut. Menurutnya, sentuhan dan pelukan orang tua justru memiliki peran penting dalam tumbuh kembang bayi, terutama pada masa-masa awal kehidupan.

"2026 masih ada ajaaa yang bilang 'jangan sering digendong, nanti bau tangan' padahal ga ada bukti ilmiah yang mendukung itu. justru sentuhan, pelukan & respons orang tua penting untuk perkembangan bayi, terutama di masa newborn. so pls do ur research before typing and stating myths," tulis Alyssa melalui unggahannya.

Perempuan yang kini tengah menikmati perannya sebagai ibu itu juga menegaskan bahwa dirinya akan tetap menggendong dan memeluk buah hatinya sebanyak mungkin selama masih bisa.

"I’m gonna hold my kid as much as I can while I cannnn byeee," lanjutnya.

Istilah Bau Tangan

Istilah "bau tangan" sendiri kerap digunakan untuk menggambarkan bayi yang dianggap menjadi terbiasa digendong sehingga akan menangis ketika tidak berada dalam pelukan orang tuanya. Namun, sejumlah ahli kesehatan anak menyebut bahwa kebutuhan akan sentuhan, kontak fisik, dan respons dari orang tua merupakan bagian penting dari perkembangan emosional bayi.

Kontak fisik yang hangat melalui pelukan dan gendongan juga diketahui dapat membantu bayi merasa aman, nyaman, serta memperkuat ikatan antara anak dan orang tua.
 

Topik Menarik