Lulusan SMK, Tersangka Phishing Tools Belajar secara Autodidak hingga Sebabkan Kerugian Rp350 Miliar

Lulusan SMK, Tersangka Phishing Tools Belajar secara Autodidak hingga Sebabkan Kerugian Rp350 Miliar

Nasional | okezone | Kamis, 23 April 2026 - 12:40
share

JAKARTA - Bareskrim Polri mengungkap asal-usul GWK, tersangka utama penjual phishing tools atau alat penipuan online yang menimbulkan kerugian global hingga Rp350 miliar. GWK mengaku belajar secara autodidak. GWL merupakan lulusan SMK Multimedia.

"Latar belakang tersangka adalah lulusan dari SMK Multimedia dan mendapatkan keahlian dalam membuat skrip secara autodidak," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji, Kamis (23/4/2026).

Ia menyatakan, GWL sudah memproduksi dan menyempurnakan alat penipuan tersebut sejak 2017. Kemudian, tersangka GWL membuat website wellstore.com pada 2018, serta well.store dan well.shop pada 2020.

"Ketiga website ini terhubung dengan akun Telegram sebagai media komunikasi dan sarana pengiriman skrip kepada pembeli," ujarnya.

Dalam menjalankan bisnisnya, Himawan mengatakan sindikat ini menggunakan layanan Virtual Private Server (VPS) yang berada di luar negeri. 

"Daftar phishing tools atau script yang ditawarkan tersangka kepada calon pembeli, yang tercatat jumlahnya terdapat 22 jenis tools yang dijual oleh pelaku," ucapnya.

Aksinya itu dibantu sang kekasih yang juga ditangkap polisi yakni FYT. Ia mempunyai peran untuk menampung dan mengelola uang hasil kejahatan tersebut.

"Menyediakan penampungan dan pengelolaan dana hasil dari tindak pidana penjualan phishing tools melalui dompet kripto atau crypto wallet sejak tahun 2018," tuturnya.
 

Topik Menarik