Tangani Aksi Massa, Dankorbrimob: Sekarang Tidak Harus dengan Kekerasan!

Tangani Aksi Massa, Dankorbrimob: Sekarang Tidak Harus dengan Kekerasan!

Nasional | okezone | Rabu, 22 April 2026 - 03:01
share

DEPOK - Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, mengatakan Korps Brimob merupakan kekuatan terakhir dalam penanganan aksi massa. Hal itu disampaikan Ramdani usai kegiatan Rakernis di Mako Korbrimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026).

Ramdani menjelaskan, pendekatan penanganan massa saat ini tidak mengedepankan kekerasan. Ia menyebut, tahap awal dilakukan melalui fungsi lain di kepolisian sebelum Brimob diterjunkan.

“Penanganan massa sekarang tidak harus dengan kekerasan. Kita tunjukkan dulu pakai support, ada dari Binmas, ada dari Sabhara. Jadi kekuatan Brimob adalah kekuatan terakhir,” ujarnya.

Ia menegaskan, Brimob bukan pasukan yang ditugaskan untuk menghadapi kerusuhan sejak awal, melainkan untuk mencegah hingga menangani situasi yang sudah mengarah pada tindakan kerusuhan.

“Pasukan Brimob itu bukan pasukan huru-hara, tapi pasukan untuk mencegah anarkis. Anarkisnya ya kita utamakan untuk pencegahan sampai penindakan,” katanya.

Lebih lanjut, Ramdani menekankan kebebasan menyampaikan pendapat tetap dijamin, sepanjang tidak mengarah pada tindakan yang membahayakan dan merusak.

“Kalau unjuk rasa ini sih semua boleh-boleh saja untuk rasa, tapi kalau sampai pengrusakan, pembakaran, kemudian membuat jiwa seseorang terancam bahkan sampai meninggal dunia, baru kita tindak,” ucapnya.

Ia menambahkan, Rakernis Brimob digelar untuk menyamakan persepsi penanganan di seluruh jajaran, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Rakernis ini untuk menyamakan persepsi, salah satunya adalah untuk menyampaikan persepsi baik dari tingkat pusat sampai di daerah khususnya,” pungkasnya.

Topik Menarik