Kebiasaan Modern yang Bisa Berakibat Fatal, Makan Tidak Teratur!

Kebiasaan Modern yang Bisa Berakibat Fatal, Makan Tidak Teratur!

Gaya Hidup | okezone | Senin, 20 April 2026 - 21:12
share

JAKARTA — Menjaga asupan makan harian masih menjadi tantangan bagi banyak orang dewasa, khususnya di wilayah perkotaan dengan ritme aktivitas tinggi. 

Jam kerja panjang, mobilitas yang padat, hingga tekanan pekerjaan kerap membuat waktu makan terlewat atau pola makan menjadi tidak teratur.

Sejumlah penelitian menguatkan fenomena tersebut. Studi dalam jurnal The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa ketidakteraturan waktu makan dapat berdampak pada metabolisme tubuh serta kestabilan energi harian. 

Sementara itu, riset yang dipublikasikan di Nutrients menemukan bahwa gaya hidup modern cenderung mendorong konsumsi makanan praktis yang belum tentu memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang.

Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi memengaruhi konsentrasi, produktivitas, hingga kesehatan secara umum. Namun, kesadaran untuk menjaga pola makan secara konsisten masih menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian masyarakat.

Sejumlah pihak industri melihat adanya kebutuhan akan pendekatan yang lebih realistis dalam menjaga asupan nutrisi, khususnya bagi kelompok dewasa aktif. Salah satunya datang dari Wookey Weight yang mencoba menawarkan produk sebagai pendamping nutrisi, bukan pengganti makanan utama.

Yudha selaku Business Development Wookey Weight, menyebut bahwa pendekatan tersebut disesuaikan dengan pola hidup masyarakat saat ini.

“Tidak semua orang bisa menjaga pola makan ideal setiap hari. Karena itu, Wookey Weight hadir sebagai pendamping yang bisa diintegrasikan ke dalam rutinitas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa fleksibilitas konsumsi menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan produk tersebut. Meski demikian, para ahli tetap menekankan bahwa pemenuhan nutrisi utama sebaiknya berasal dari makanan seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Produk pendamping dinilai hanya berperan sebagai pelengkap dalam kondisi tertentu, bukan solusi utama.

Dengan demikian, tantangan menjaga pola makan di tengah kesibukan membutuhkan kombinasi antara kesadaran individu, pengaturan waktu, serta dukungan solusi yang relevan dengan gaya hidup modern.
 

Topik Menarik