Usai Pingsan di MK, Anwar Usman Akui Kurang Tidur dan Belum Sarapan
JAKARTA – Mantan Hakim Konstitusi, Anwar Usman menjelaskan kondisi kesehatannya setelah sempat pingsan usai mengikuti prosesi wisuda purnabakti di Ruang Sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).
Anwar mengaku kondisi fisiknya menurun akibat kurang tidur dalam beberapa hari terakhir. Ia bahkan sempat begadang hingga dini hari.
“Kurang tidur, sampai subuh begadang. Saya biasa lagi nonton podcast, habis pulang dari Bosnia. Tadi juga belum sarapan,” kata Anwar kepada wartawan.
Peristiwa pingsan itu terjadi usai rangkaian prosesi purnabakti. Awalnya, Anwar berjalan keluar dari ruang sidang untuk mengikuti kirab yang digelar MK. Ia tampak didampingi sang istri, Idayati.
Namun, setibanya di lobi Gedung MK, kondisi Anwar mulai terlihat lemas. Ia sempat dipapah oleh petugas protokoler dan ajudannya. Sejumlah pihak kemudian meminta agar disiapkan kursi roda.
Saat kursi roda datang, Anwar sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ia kemudian dibopong oleh petugas protokoler bersama Hakim Konstitusi Saldi Isra dan Guntur Hamzah menuju ruangan terdekat.
Petugas juga segera memanggil tim medis untuk memberikan penanganan. Hingga saat itu, kondisi terkini Anwar masih dalam pemantauan.










