Pramono Klaim Sampah di Kramat Jati hingga Waduk Cincin Sudah Dibersihkan

Pramono Klaim Sampah di Kramat Jati hingga Waduk Cincin Sudah Dibersihkan

Terkini | okezone | Senin, 13 April 2026 - 19:30
share

JAKARTA – Insiden longsor di zona 4A TPST Bantargebang, Kota Bekasi, pada Minggu (8/3/2026) sempat membuat Jakarta kewalahan menangani persoalan sampah. Pasca kejadian tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bahkan menggelar rapat khusus untuk membahas penanganan sampah ibu kota.

“Kemarin kami sudah secara khusus menggelar rapat untuk menyelesaikan persoalan sampah,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/4/2026).

Longsor gunungan sampah itu menyebabkan zona 4A TPST Bantargebang ditutup sementara selama sekitar 10 hari. Akibatnya, pengangkutan sampah dari Jakarta terganggu dan terjadi penumpukan di sejumlah wilayah.

“Ada beberapa dampak dari longsor di zona 4A Bantargebang yang menyebabkan operasional terhenti selama 10 hari. Itulah yang memicu terjadinya penumpukan sampah,” kata Pramono.

 

Setelah dilakukan penanganan, zona 4A kini telah kembali beroperasi sehingga pengangkutan sampah dari Jakarta kembali berjalan normal.

Pramono mengklaim tumpukan sampah yang sempat menggunung di sejumlah titik, termasuk di Pasar Induk Kramat Jati, telah seluruhnya diangkut ke TPST Bantargebang. Pembersihan juga dilakukan di berbagai tempat penampungan sementara (TPS) serta kawasan Waduk Cincin.

“Sekarang kalau dilihat, sampah di TPS-TPS, termasuk di Kramat Jati, semuanya sudah dibersihkan, termasuk di Waduk Cincin,” pungkasnya.

Topik Menarik