Sambal Probiotik yang Juga Superfood ala Menkes Budi

Sambal Probiotik yang Juga Superfood ala Menkes Budi

Gaya Hidup | okezone | Selasa, 3 Februari 2026 - 15:16
share

JAKARTA - Sambal merupakan hidangan yang khas di kalangan masyarakat tradisional maupun modern. Sambal terkadang menjadi pelengkap kenikmatan dari sebuah makanan. Bahkan sambal hari ini menjadi bahan baku tertentu dari banyak jajanan viral serta warung makan yang senantiasa menemani.

Namun di balik citarasa pedasnya yang khas, ternyata ada cara yang bisa kita lakukan agar manfaat sambal bisa lebih optimal dirasakan tubuh kita. Salah satunya dengan membuat sambal probiotik. Tidak hanya pedas, sambal probiotik juga cukup sehat bagi tubuh. Ia bisa disulap menjadi "superfood" jika diolah dengan sentuhan yang tepat.

Menteri kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memberikan tips agar sambal tersebut bukan jadi pelengkap namun bisa jadi manfaat lebih terhadap kesehatan. Caranya adalah dengan menambahkan tempe kukus ke dalam sambal yang telah jadi. 

“Cuma kalau lihat sambalnya kayak gini, hmm kita hanya dapat pedasnya. Sehatnya mungkin enggak dapat sih. Sekarang saya mau ngajarin teman-teman bikin sambal probiotik pakai tempe. Masih ingat ya, tempenya harus dikukus,” kata Budi dalam unggahan video di instagramnya, dikutip Selasa (3/2/2026).

Tempe yang sudah dikukus itu kemudian dipotong-potong kecil dan dimasukan ke dalam sambal untuk dicampur dengan cara diulek. Menurutnya, sambal probiotik dengan campuran tempe ini kaya akan protein dan cocok untuk berolahraga. Tidak hanya nikmat, namun juga bisa membuat tubuh sehat dan kuat.

 

“Kita mesti Sing ulek ini tempenya. Gampang kok. Dan ini nanti pasti rasanya enak banget. Bukan hanya pedas tapi juga sehat, juga ada proteinnya. Jadi buat kita yang suka olahraga, nikmat, sehat dan kuat,” ucap dia.

Tips tersebut bisa dilakukan semua orang, bahkan bisa menjadi menu sehat baru yang dijual di warung makan. Sebab belakangan ini dunia internasional mulai melirik tempe bukan hanya sebagai pengganti daging bagi vegetarian, melainkan sebagai salah satu sumber probiotik alami yang paling efektif untuk kesehatan pencernaan.

Hal itu dikarenakan proses pembuatan tempe melibatkan fermentasi kacang kedelai menggunakan jamur Rhizopus oligosporus. Mengutip dari Cleveland Clinic, proses fermentasi ini tidak hanya memecah senyawa asam fitat (yang menghambat penyerapan mineral), tetapi juga menciptakan lingkungan yang kaya akan bakteri baik atau probiotik.

Bakteri baik ini, termasuk jenis Lactobacillus berperan penting dalam membantu sistem pencernaan agar bekerja lebih optimal dan mencegah peradangan. Selain itu, probiotik yang terkandung dalam tempe dapat membantu tubuh menyerap vitamin dan mineral dari makanan lain secara lebih efisien.

Di sisi lain, media kesehatan global seperti WebMD menyoroti bahwa tempe mengandung protein lengkap yang mencakup sembilan asam amino esensial. Kehadiran probiotik di dalamnya menjadikan tempe lebih unggul dibandingkan sumber protein nabati lainnya karena sifatnya yang sangat mudah dicerna (bioavailable).

Maka dari itu, tempe yang diolah secara benar khususnya dikukus bisa menjadi superfood yang baik bagi tubuh kita. Tentunya tidak harus merogoh kocek terlalu dalam sebab tempe merupakan makanan yang cukup ekonomis dan mudah ditemukan di tengah masyarakat.

Topik Menarik