GoTo Tanggung 100 Iuran BPJS Driver Juara, Ini Manfaatnya

GoTo Tanggung 100 Iuran BPJS Driver Juara, Ini Manfaatnya

Ekonomi | okezone | Kamis, 29 Januari 2026 - 18:11
share

JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berkomitmen membiayai 100 iuran perlindungan sosial BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan buat para driver terbaiknya.

Pembiayaan BPJS itu adalah bagian dari Inisiatif “Bakti GoTo untuk Negeri” yang mencakup perlindungan sosial (BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan), Bonus Hari Raya (BHR), Bursa Kerja Mitra Gojek dan Beasiswa untuk Mitra/ Keluarga, serta Usaha Mitra Swadaya.

“Kehadiran GoTo untuk memberikan program yang membayar program jaminan kecelakaan kerja dan juga kematian beserta jaminan kesehatan. Ini merupakan sebuah upaya yang sangat signifikan,” ujar Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar dalam acara Bakti GoTo untuk Negeri, di TIM Jakarta.

Inisiatif tersebut juga sudah selaras dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 di mana seluruh rakyat berhak mendapatkan jaminan sosial dan mitra driver terlindungi. 

"Itu menjadi sebuah kepastian, bahwa individu yang memiliki risiko itu tak mengalami kesulitan ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja, risiko masa tua, risiko saat kematian, dan lainnya," katanya.

“Tentunya Ini yang harus diikuti oleh semua aplikator untuk bisa melindungi mitra pengemudinya  sehingga mereka tidak mengalami persoalan ketika ada risiko,” katanya.

Timboel juga berharap pemerintah pusat dan daerah bisa mengeluarkan bantuan subsidi upah. “Begini, seperti pemerintah pusat sering mengeluarkan, sekitar empat kali bantuan subsidi upah. Dengan didaftarkannya para mitra pengemudi ini ke program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) ketika nanti pemerintah menyalurkan bantuan subsidi upah karena mereka pun menjadi target yang diberikan,” katanya.

 

Timboel menjelaskan, lantaran mitra pengemudi  sangat mendukung perekonomian daerah maka seharusnya pemerintah daerah seperti Jakarta bisa memberikan bantuan subsidi kepada para mitra. “Sehingga kesejahteraan itu tidak harus dari GoTo saja, dari aplikator, tapi bagaimana mereka (mitra) ini yang menggerakan ekonomi lebih cepat, juga didukung APBD, mudah-mudahan APBN," ujarnya.

“Nah tentunya tergantung fiskal daerah masing-masing. Jadi tentunya program yang diinisiasi GoTo ini bisa mendorong pemerintah, jadi tidak hanya (tanggung jawab) perusahaan GoTo. Karena kesejahteraan itu tak hanya jaminan sosial, tapi juga bagaimana daya beli ketika terjadi inflasi dan sebagainya," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Eko Nugriyanto mengapresiasi langkah GoTo.  

“Kami sudah berkolaborasi lama dengan GoTo. Saat ini mitra dari GoTo, mitra driver, sudah terdaftar menjadi peserta sekitar 210 ribu,” katanya. 

Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan Herman Dinata Mihardja juga menyampaikan apresiasi. 

"Nah khusus untuk mitra, Bapak Ibu, karena sebenarnya setahu kami, setahu saya memang tidak banyak perusahaan yang punya kepedulian yang tinggi terhadap mitranya. Jadi menurut saya ini inisiasi langkah awalnya luar biasa," katanya.

Direktur Operasi Gojek Bambang AW mengatakan program ini diberikan kepada para mitra yang berkinerja baik. “Jadi mitra aktif, berkinerja baik, beliau-beliau nanti akan mendapatkan fasilitas BPJS Kesehatan untuk mitra sendiri. Jadi modelnya optional, karena BPJS Kesehatan ini kan ada macam-macam, ada PBI (penerima bantuan iuran) dan PBPU (pekerja bukan penerima upah).

“Karena kami tanggung untuk mitra sendiri, untuk keluarganya, mitra akan menanggung sendiri (BPJS Kesehatan). Tapi kami fasilitasi dengan sistem di internal kami," ujarnya.

Sebelumnya dimulai di Surabaya pada Desember 2025, kini para mitra Juara se-Indonesia dapat menerima manfaat program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan mulai 1 Februari 2026.

Topik Menarik