Cuaca Ekstrem Ganggu Akses Pelabuhan Ciwandan, ASDP Alihkan Penyeberangan ke Merak

Cuaca Ekstrem Ganggu Akses Pelabuhan Ciwandan, ASDP Alihkan Penyeberangan ke Merak

Ekonomi | okezone | Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:14
share

JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Cilegon dan sekitarnya pada Jumat sore berdampak pada akses transportasi menuju Pelabuhan Ciwandan. Genangan air di sejumlah ruas jalan membuat mobilitas kendaraan terganggu.

ASDP kembali melayani penyeberangan kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta kendaraan roda dua golongan II dan III melalui Pelabuhan Merak. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran arus distribusi dan keselamatan pengguna jasa di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional.

"Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama kami. Bersama Kepolisian dan KSOP, ASDP melakukan pengalihan layanan dari Ciwandan ke Merak sebagai langkah antisipatif agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali," ujar Heru, Sabtu (3/1/2026).

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Kamis (2/1) pukul 17.18 WIB. Dalam peringatan tersebut, diprakirakan terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang hingga pukul 20.30 WIB. Kondisi ini kemudian berdampak langsung pada akses jalan menuju Pelabuhan Ciwandan.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa kondisi ini dikategorikan sebagai force majeure, sehingga pengguna jasa tidak perlu khawatir terhadap status tiket penyeberangan.

"Dalam situasi force majeure seperti ini, tiket penyeberangan tidak hangus. ASDP memastikan kebijakan refund dan reschedule tetap dapat dilakukan melalui layanan customer service pelabuhan sebagai wujud fleksibilitas layanan," jelas Windy.

Untuk mendukung kelancaran operasional di Pelabuhan Merak, ASDP juga melakukan sejumlah penyesuaian layanan. Di antaranya pengoperasian loket tambahan, penerapan skema layanan lintas pelabuhan (cross boarding) bagi kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta sepeda motor golongan II dan III, hingga pengaturan arus kendaraan di dalam kawasan pelabuhan secara terkoordinasi.

Pengendalian lalu lintas dilakukan mulai dari jalur reguler hingga distribusi kendaraan ke dermaga sesuai kapasitas dan kondisi operasional. Petugas juga ditempatkan di titik-titik strategis untuk membantu kelancaran arus serta memberikan informasi langsung kepada pengguna jasa.

Iqbal Dwi Purnama

Topik Menarik