Waspada Aquaplaning Saat Puncak Arus Balik Nataru, Ini Cara Menghindarinya

Waspada Aquaplaning Saat Puncak Arus Balik Nataru, Ini Cara Menghindarinya

Ekonomi | okezone | Sabtu, 3 Januari 2026 - 20:03
share

JAKARTA – Memasuki puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru, volume lalu lintas mengalami peningkatan. Tingginya mobilitas menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengemudi, terlebih dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.

Sejumlah faktor risiko, seperti berkendara saat hujan lebat atau berkurangnya fokus akibat kelelahan, perlu diantisipasi agar perjalanan arus balik dapat berlangsung aman dan lancar.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara, khususnya pada cuaca ekstrem yang berpotensi memengaruhi visibilitas dan kondisi jalan,” ujar Chief Technical Officer Astra Infra Group, Rinaldi, Sabtu (3/1/2026).

Aquaplaning menjadi salah satu risiko berkendara yang perlu diwaspadai, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Kondisi ini terjadi saat ban kendaraan kehilangan daya cengkeram akibat genangan air di permukaan jalan.

Untuk meminimalkan risiko tersebut, pengemudi disarankan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, menghindari manuver mendadak, serta memastikan kondisi ban dan tekanan angin sesuai standar sebelum melakukan perjalanan.

Guna mendukung keselamatan berkendara, pengelola jalan tol melakukan berbagai upaya preventif terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti memastikan fungsi saluran drainase tetap optimal, melakukan re-sloping pada lereng, serta menyiagakan perlengkapan penanganan banjir, termasuk pompa, alat berat, dan sandbag.

 

Selain itu, imbauan keselamatan juga disampaikan kepada pengemudi agar selalu berhati-hati, khususnya saat permukaan jalan licin, melalui Variable Message Sign (VMS) dan signage yang tersebar di berbagai titik sepanjang ruas tol. Tersedia pula warning light dan lampu strobo untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, terutama saat berkendara pada malam hari.

Apabila pengemudi mulai merasa lelah, pengemudi diimbau tidak berhenti di bahu jalan dan segera memanfaatkan rest area terdekat demi menjaga keselamatan bersama. Rest area di sepanjang ruas tol telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari toilet bersih dan gratis, musala, area kuliner dengan beragam pilihan, minimarket, hingga SPBU dan SPKLU untuk memastikan ketersediaan energi kendaraan selama perjalanan.

Selain itu, armada layanan jalan tol juga disiagakan, terdiri dari kendaraan patroli, derek, rescue, dan ambulans untuk menunjang keselamatan serta kelancaran lalu lintas.

Topik Menarik