Geliat Pasar Aceh Tamiang, Ekonomi Pascabanjir Mulai Bangkit

Geliat Pasar Aceh Tamiang, Ekonomi Pascabanjir Mulai Bangkit

Ekonomi | okezone | Sabtu, 3 Januari 2026 - 20:32
share

JAKARTA — Geliat aktivitas jual beli di Pasar Sabtu Tualang Cut, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, membuat para pedagang kembali semringah. Sebulan setelah bencana banjir melanda, Aceh Tamiang memang belum sepenuhnya pulih. Namun, ramainya aktivitas pasar menunjukkan tanda-tanda kebangkitan ekonomi masyarakat.

“Kalau pasar ramai seperti ini, kami tentu senang. Harapannya mudah-mudahan kondisi ini terus membaik dan mendapat perhatian,” kata seorang pedagang saat diwawancarai di lokasi, Sabtu (3/1/2026).

Menurutnya, bencana yang terjadi harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk bangkit bersama. “Untuk semua orang, kita harus tetap semangat. Jangan putus asa dan jangan mengeluh. Semua ini cobaan dari Allah, dan mudah-mudahan ada hikmahnya,” ujarnya.

Ramainya aktivitas pasar juga membuat para pedagang saling menguatkan satu sama lain. Salah seorang pedagang meyakini kondisi akan berangsur-angsur kembali normal.

“Semangat terus, kawan-kawan. Kita sama-sama kena musibah, jangan putus asa,” tambah pedagang lainnya.

Pantauan di Pasar Sabtu Tualang Cut pagi ini menunjukkan suasana yang penuh keceriaan. Masyarakat tampak berbondong-bondong datang untuk membeli bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari.

 

Berdasarkan video yang beredar, pasar dipadati pedagang dan pembeli. Di bawah tenda dan payung besar, para pedagang terlihat sibuk melayani pembeli.

“Semoga usaha kami jadi lebih baik setelah musibah ini. Ekonomi mulai bergerak lagi. Jangan menyerah, hidup harus terus berjalan,” ujar pedagang lainnya.

Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah prioritas dalam pemulihan pascabencana di Sumatra. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai dampak bencana di daerah tersebut tergolong paling parah dibandingkan wilayah terdampak lainnya.

“Dari semua daerah terdampak, yang paling berat memang Aceh Tamiang,” kata Tito di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Topik Menarik